3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Buron 2 Tahun, Direktur Perusda di Bontang Sempat Ngojek

- Apahabar.com Jumat, 25 Oktober 2019 - 09:52 WIB

Buron 2 Tahun, Direktur Perusda di Bontang Sempat Ngojek

Mantan Direktur Perusda Aneka Usaha dan Jasa Bontang, Dandi Priyo Anggono saat ditangkap tim Polres Madiun setelah menjadi buron dua tahun penyidik Kejaksaan Negeri Bontang, Kalimantan Timur. Dandi ditangkap di tempat persembunyiannya di Madiun, Rabu (23/10). Foto-Dok Polres Madiun

apahabar.com, JAKARTA – Buron sejak 2016, Dandi Priyo Anggono akhirnya tertangkap. Dandi ditangkap di Madiun. Polres setempat mengeksekusinya pada Rabu (23/10) kemarin.

Lantas, ke mana saja pelarian buronan Kejari Bontang, Kaltim ini selama dua tahun belakangan?

Saat diamankan Dandi rupanya sedang bersama istrinya di sebuah rumah kontrakkan.

Informasi dihimpun, Dandi bekerja serabutan selama pelarian. Ia sempat menjadi tukang ojek online. Kemudian pindah ke Madiun pada 2017 untuk berbisnis sewa mobil hingga properti.

“Selama pelarian Dandi mengganti nama dengan Deni Priyono,” terang Kepala Kejari Bontang Agus Kurniawan, dikutip dari Kompas, Jumat (25/10).

Untuk diingat Dandi melarikan diri pada 2016 silam. Saat itu ia menjabat Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang.

Ia kabur saat Jaksa menyidik kasusnya. Diduga Dandi melakukan korupsi dengan membuat empat anak perusahaan fiktif, masing-masing di bidang periklanan, bahan bakar, badan usaha, dan sewa kapal.

Pada tahun anggaran 2014-2015, Pemkot Bontang mengalokasikan dana sekitar Rp 17,2 miliar ke empat anak perusahaan Dendi itu.

Setelah diaudit BPK, ada indikasi kerugian negara Rp 8 miliar yang tak bisa dipertanggungjawabkan oleh Dendi.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bila Dendi sempat menetap di Sangatta, Kutai Timur, Kaltim. Banyak tetangga sekitar kontrakannya tidak tahu jika Dendi adalah buronan kasus korupsi.

“Selama pelariannya, tersangka menghilangkan jejak dengan mengubah identitas diri. Mengganti nama, sehingga Kejari Bontang sempat kesulitan menelusuri,” ujar Wakil Kepala Kejati Kaltim Sarjono Turin.

Baca Juga: Lama Buron, Pembobol Toko Ponsel di Barabai Akhirnya Diringkus Polisi

Baca Juga: Polisi Bekuk Buronan Kasus Sabu 2 Kg di Jalan Sultan Adam

Baca Juga: Eks Prajurit TNI Penembak Polisi di Tala Masih Buron

Baca Juga: Pelaku Penembak Polisi di Tala Masih Buron, Camat Panyipatan Minta Warga Waspada

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tiga Penyu Mati di Pulau Pari Akibat Sampah
apahabar.com

Nasional

Jubir: Ada Orang Positif Corona Tapi Tak Terlihat Gejala Sakit
apahabar.com

Nasional

Tanggapi Perusakan Musala, Gubernur Sulteng Minta Warganya Jangan Terprovokasi
apahabar.com

Nasional

Cuci Tangan Diklaim 80 Persen Efektif Cegah Penularan Pneumonia
apahabar.com

Nasional

Presiden Janji Rampingkan 18 Lembaga Non-struktural, Apa Alasannya?
apahabar.com

Nasional

PN Jaksel Belum Pastikan Hakim dan Panitera yang Kena OTT
apahabar.com

Nasional

Inisiatif Indonesia Kembali Sukses Gelar Asian Festival di Bulgaria
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 42.762 Positif, 16.798 Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com