Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Buron 2 Tahun, Direktur Perusda di Bontang Sempat Ngojek

- Apahabar.com Jumat, 25 Oktober 2019 - 09:52 WIB

Buron 2 Tahun, Direktur Perusda di Bontang Sempat Ngojek

Mantan Direktur Perusda Aneka Usaha dan Jasa Bontang, Dandi Priyo Anggono saat ditangkap tim Polres Madiun setelah menjadi buron dua tahun penyidik Kejaksaan Negeri Bontang, Kalimantan Timur. Dandi ditangkap di tempat persembunyiannya di Madiun, Rabu (23/10). Foto-Dok Polres Madiun

apahabar.com, JAKARTA – Buron sejak 2016, Dandi Priyo Anggono akhirnya tertangkap. Dandi ditangkap di Madiun. Polres setempat mengeksekusinya pada Rabu (23/10) kemarin.

Lantas, ke mana saja pelarian buronan Kejari Bontang, Kaltim ini selama dua tahun belakangan?

Saat diamankan Dandi rupanya sedang bersama istrinya di sebuah rumah kontrakkan.

Informasi dihimpun, Dandi bekerja serabutan selama pelarian. Ia sempat menjadi tukang ojek online. Kemudian pindah ke Madiun pada 2017 untuk berbisnis sewa mobil hingga properti.

“Selama pelarian Dandi mengganti nama dengan Deni Priyono,” terang Kepala Kejari Bontang Agus Kurniawan, dikutip dari Kompas, Jumat (25/10).

Untuk diingat Dandi melarikan diri pada 2016 silam. Saat itu ia menjabat Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang.

Ia kabur saat Jaksa menyidik kasusnya. Diduga Dandi melakukan korupsi dengan membuat empat anak perusahaan fiktif, masing-masing di bidang periklanan, bahan bakar, badan usaha, dan sewa kapal.

Pada tahun anggaran 2014-2015, Pemkot Bontang mengalokasikan dana sekitar Rp 17,2 miliar ke empat anak perusahaan Dendi itu.

Setelah diaudit BPK, ada indikasi kerugian negara Rp 8 miliar yang tak bisa dipertanggungjawabkan oleh Dendi.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bila Dendi sempat menetap di Sangatta, Kutai Timur, Kaltim. Banyak tetangga sekitar kontrakannya tidak tahu jika Dendi adalah buronan kasus korupsi.

“Selama pelariannya, tersangka menghilangkan jejak dengan mengubah identitas diri. Mengganti nama, sehingga Kejari Bontang sempat kesulitan menelusuri,” ujar Wakil Kepala Kejati Kaltim Sarjono Turin.

Baca Juga: Lama Buron, Pembobol Toko Ponsel di Barabai Akhirnya Diringkus Polisi

Baca Juga: Polisi Bekuk Buronan Kasus Sabu 2 Kg di Jalan Sultan Adam

Baca Juga: Eks Prajurit TNI Penembak Polisi di Tala Masih Buron

Baca Juga: Pelaku Penembak Polisi di Tala Masih Buron, Camat Panyipatan Minta Warga Waspada

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Boros Anggaran, Presiden Bertekad Sederhanakan Jenjang Birokrasi
apahabar.com

Nasional

Bom Bunuh Diri di Medan, Polda Kalbar Tingkatkan Penjagaan
apahabar.com

Nasional

Gambar Dua Gorila DRC Ikut Selfie Viral di Media Sosial
apahabar.com

Nasional

Viral Pria Tawaf Sendirian di Kakbah, Mimpi 20 Tahun yang Jadi Kenyataan
apahabar.com

Nasional

Gempa M 7,1 di Kepulauan Talaud, BNPB: Tidak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Gadis Indonesia Ini Laku Rp 19,7 Miliar, “Dijual” Lewat Situs Lelang Cinderella Escort
apahabar.com

Nasional

3 Orang Kaya Indonesia, Pergi Kerjanya Naik Helikopter
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Indikator Ekonomi Indonesia Mulai Membaik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com