Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Dari Sendal Jepit, Anak Muda Ini Ciptakan Peluang Bisnis

- Apahabar.com Minggu, 13 Oktober 2019 - 19:54 WIB

Dari Sendal Jepit, Anak Muda Ini Ciptakan Peluang Bisnis

Sandal yang diukir secara kreatif memberikan nilai tambah. Foto – Antara/Fathul Abdi

apahabar.com, PADANG – Sandal jepit merupakan alas kaki yang ringan, terkesan santai dan tentu saja murah. Umumnya masyarakat lebih mengenal sandal jepit sebagai alas kaki rumahan ketimbang untuk bepergian dan bergaya.

Namun bukan berarti sandal jepit tak bisa dipakai untuk keluar rumah dan tampil gaya. Seperti ide kreatif seorang anak muda di Padang, Sumatera Barat, Dinda Fathiah Edison (27), ia mampu menciptakan peluang bisnis dengan mengukir berbagai macam karakter kartun pada sandal jepit.

“Awal melakukan kegiatan ini pada pertengahan 2015, namun itu hanya untuk dipakai sendiri. Sedangkan yang untuk dijual dimulai akhir 2016,” kata Dinda di Padang, Minggu (13/10).

Berbekal kreatifitas, harga sandal jepit yang awalnya dibeli sebesar Rp15 ribu kini bisa ia jual seharga Rp35.000-Rp40.000 setelah diukir.

Ada berbagai gambar yang diukir di sandal karet tersebut, namun yang paling sering adalah karakter kartun seperti Doraemon, Shincan, Mickey Mouse, One Piece, dan lainnya.

“Gambar yang diukir di sandal kebanyakan sesuai dengan permintaan pemesan,” katanya.

Menurutnya keterampilan mengukir tersebut hanya dipelajari secara otodidak, karena ia tidak berlatar belakang pendidikan seni atau semacamnya.

Dalam tiga tahun perjalanan, sandal jepit ukir ‘ala Dinda’ tersebut terus diminati pembeli karena keunikan serta sentuhan artistiknya.

Alumni Jurusan Manajemen Unand itu tidak hanya memasarkan produknya secara konvesional, namun juga memanfaatkan media sosial.

Sehingga tidak mengherankan kalau pembelinya tidak hanya dari Kota Padang. Melainkan juga dari daerah lain seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan lainnya.

Ia mengatakan dalam sehari bisa menyelesaikan empat hingga lima pasang sandal, namun ia lebih sering berkaja pada akhir pekan.

Dari pengukiran sandal jepit itu ia bisa mendapatkan mendapatkan omzet sekitar Rp1,5 juta dalam satu bulan.

“Sekarang sifatnya baru bisnis rumahan, namun ke depan akan terus saya kembangkan,” katanya.

Masyarakat yang berminat terhadap sandal hasil kreasi Dinda bisa memesan melalui akun instagram @sandalukisan atau @dindafedison.

Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Senjata Tarik Investor Asing ke Indonesia

Baca Juga: 8 Orang yang Bakal Jadi Triliuner Masa Depan, Berikut Daftarnya

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Laba Bersih Bisnis Otomotif Astra Merosot 70 Persen
apahabar.com

Ekbis

Omzet Jeblok, Rocket Chicken Keluhkan Tapping Box
apahabar.com

Ekbis

Suku Bunga BI Diputuskan Tetap 4,5 Persen
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital
apahabar.com

Ekbis

Bantu UMKM Indonesia, TikTok Luncurkan Solusi Periklanan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Terkoreksi Dipicu Kekhawatiran Gelombang II Covid-19

Ekbis

Arebi Nilai Vaksin Covid-19 Berpeluang Naikan Harga Properti
apahabar.com

Ekbis

Berawal dari Hobi, Musisi Kalsel Geluti Modifikasi Mobil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com