‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Kalsel

Senin, 21 Oktober 2019 - 12:48 WIB

Demi Lihat Orang Utan, Pasangan Bule Ini Menabung 11 Tahun

Redaksi - Apahabar.com

Manajer Kampanye Orang Utan OFI Dorprawati Siburian saat mendampingi Turis Wonderful Sail 2 ke TNTP. Foto-apahabar.com/Maman

Manajer Kampanye Orang Utan OFI Dorprawati Siburian saat mendampingi Turis Wonderful Sail 2 ke TNTP. Foto-apahabar.com/Maman

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Kunjungan 39 Kapal Yacht yang ditumpangi peserta Wonderful Sail 2 Indonesia 2019 di Pelabuhan Panglima Utar Kumai Kabupaten Kobra-Kalteng belum lama tadi, menyisakan cerita menarik.

Dari ratusan tamu manca negara yang tiba pada 12 Oktober dan kembali pada 17 Oktober 2019 tersebut terdapat sepasang suami-istri bernama Greg (60) dan Caulfield (54). Warga Negara Australia itu membeberkan kisah perjalannya melalui Manajer Kampanye Orangutan OFI, Dorprawati Siburian yang memandu kunjungan Peserta Wonderful ke Taman Nasional Tanjung Putting.

“Kisah pasangan suami istri tersebut ingin melanglang buana tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain harus antri daftar juga mereka harus menabung selama 11 tahun, hanya untuk melihat orang utan di Tanjung Putting,” kata Dorprawati pada apahabar.com, Senin (21/10).

“Tahun 2018 kami bersama istri sudah mendaftar, tapi belum berhasil karena factor kesehatan. Setelah kami berdua terapi melalui pengobatan khusus akhirnya tahun ini 2019, kami merasa bangga bisa melihat orang utan di Tanjung Puting,” kata Dorprawati menerjemahkan pembicaraan Greg.

Baca juga :  Tingkat Literasi Rendah, Masyarakat Diminta Tak Terbuai dengan 'New Normal'

Selain itiu, Greg juga mengisahkan kelelahannya selama di perjalanan yang diombang-ambing gelombang laut.

“Yang paling lelah, saat bangun tidur setiap pagi dan jelang malam harus membuka pintu bagian tengah harus terkunci rapat dan saat menaikkan layar kalau mesin penariknya macet harus ditarik pakai tangan,” ungkap Greg melalui Dorprawati.

Meski begitu, Greg bahagia ketika melihat matahari terbit dan terbenam, melihat gumpalan awan di langit yang warna biru laut serta ikan Lumba-lumba yang sesekali bermunculan di sekitar kapal.

”Yah kalau dukanya, saat gelombang besar kami berdua harus segera masuk ke dalam kapal, mengunci semua jendela dan pintu rapat-rapat. Kapal yang penting tidak bocor biarpun gelombang besar tetap selamat,” terangnya.

Baca juga :  Kades Jirak Ditembak Mati, Tabalong Siapkan Pengganti

Greg yang mantan pekerja di restaurant dan tinggal berdua dengan istri tercintanya Caulfield di sebuah apartemn kini merasa bangga bisa keliling dunia.

“Sekarang kami berdua sedang menikmati hidup di hari tua ini. O yah, masyarakat Pangkalan Bun bagus-bagus, banyak hormatnya dan juga kami sudah bangga bisa melihat orang utan di Tanjung Puting,” tutup Greg yang disampaikan Dorprawati.

Baca Juga: 355 Orang Utan di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng Terancam Kabut Asap

Baca Juga: Karhutla di Kalteng Ancam Ribuan Orang Utan di TNTP

Reporter: AHC 16
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ngobrol Virtual Milenial, Ketum Hipmi Akan Berbagi Tips Sukses di Usia Muda
apahabar.com

Kalsel

Operasi Zebra di Tanbu: Polisi Tilang dan Sita Ratusan Kendaraan
apahabar.com

Kalsel

Mengatasi Karhutla, Perlu Kesadaran Bersama
apahabar.com

Kalsel

Silaturahmi ke Tungkaran, Kapolsek Puji Kesigapan Kades Bantu Padamkan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Khawatir Stunting, Istri Bupati HST Bekali Kecamatan Limpasu Buku PMT Posyandu
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Kuin Cerucuk Diperkirakan Capai Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Akhiri Perdebatan, Pelindo III Banjarmasin Siap Kucurkan Rp 3 M

Kalsel

Diberhentikan, Wakil Bupati Tabalong Zony Alfianoor Melawan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com