Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Dikabarkan Karhutla Kalsel di Atas Riau, Kalak BPBD Kalsel Ungkap Data

- Apahabar.com Senin, 28 Oktober 2019 - 15:34 WIB

Dikabarkan Karhutla Kalsel di Atas Riau, Kalak BPBD Kalsel Ungkap Data

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARBARU – Sempat dikabarkan Kalimantan Selatan (Kalsel) duduki posisi tertinggi untuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia. Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin pun mengungkapkan data.

“Kemungkinan salah data, Kalsel masih urutan ke enam. Sedangkan Riau, masih di urutan ke satu dan terluas lahan yang terbakar,” ujarnya kepada apahabar.com Senin (28/10) siang.

Dijelaskannya, dari Januari hingga 27 Oktober ini, lahan terbakar di Kalsel seluas 6343,65 hektar sedangkan hutan terbakar seluas 221,87 hektar.

Lebih lanjut, ia mengatakan, meski saat ini Kalsel sudah tak di back up lagi oleh heli water boombing, kebakaran hutan dan lahan di Kalsel masih terkendali.

“Kontrak jam nya habis semuanya. Kalau heli patroli ada namun kan patroli bukan untuk water boombing, namun Karhutla di Kalsel masih terkendali,” jelasnya

Ia mengakui, adanya perbedaan data luas kebakaran di Kalsel menurut BNPB dan BPBD Kalsel, namun hal itu wajar, yang pasti ia menegaskan data BPBD Kalsel yang sahih.

“BNPB memakai data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dengan metode satelit melalui aplikasi SiPongi, sedangkan BPBD atas dasar laporan kejadian Karhutla Kabupaten/Kota (data riil),” jelasnya.

Untuk diketahui, berikut 5 provinsi dengan kebakaran hutan terparah tahun ini versi BNPB.

1. Riau

Riau menjadi provinsi dengan karhutla terluas. Per Agustus 2019, hutan, dan lahan terbakar mencapai 49.266 hektare.

Indeks AQI di Riau sebesar 261 yang masuk kategori sangat tidak sehat. Status siaga darurat ditetapkan sejak 19 Februari hingga 31 Oktober 2019.

2. Kalimantan Tengah

Dengan luasan hutan dan lahan terbakar mencapai 44.769 hektare. Wilayah ini masuk dalam kategori berbahaya dengan indeks AQI sebesar 553. Status siaga darurat ditetapkan sejak 28 Mei hingga 26 Agustus 2019.

3. Kalimantan Barat

Dengan luasan hutan dan lahan terbakar mencapai 25.900 hektare. Kualitas udaranya termasuk kategori sangat tidak sehat dengan indeks 226. Status siaga darurat ditetapkan sampai 31 Desember 2019.

4. Sumatera Selatan

Dengan luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 11.826 hektare. Wilayah ini masuk dalam kategori tidak sehat dengan indeks AQI sebesar 553. Status siaga darurat ditetapkan sejak 8 Maret hingga 31 Oktober 2019

5. Jambi

Dengan luasan hutan dan lahan terbakar mencapai 11.022 hektare. Kualitas udara di Jambi termasuk sangat tidak sehat, dengan indeks 230. Status siaga darurat ditetapkan sejak 23 Juli hingga 20 Oktober 2019.

Baca Juga: Gubernur Kalsel Prihatin Kerusakan Ekosistem Akibat Karhutla

Baca Juga: Karhutla Di Batola Mulai Berkurang, Penyelidikan Tetap Berjalan

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PUPR Kalsel Siap Dukung Infrastruktur Ibu Kota Negara Baru
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kapolresta, KNPI Bicara Hukum dan Penyalahgunaan Narkoba di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Legislator Kalsel: Tol di Jawa Sudah Tumpang Tindih
apahabar.com

Kalsel

Bikin Haru, Sosok Korban Kecelakaan di Jalan Gubernur Subarjo Banjar di Mata Anak Sulung
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Buruh dan Mahasiswa Geruduk DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kemarau Tiba, 3 Pilar di HST Sosialisasikan Dampak Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Gendang Timburu Ambyar Dihantam Luapan Air Sungai
apahabar.com

Kalsel

Haul Sekumpul, Makam Bakal Ditutup Sementara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com