Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Direktur TV Didakwa Bobol BRI hingga Rp28,7 Miliar

- Apahabar.com     Rabu, 9 Oktober 2019 - 18:57 WITA

Direktur TV Didakwa Bobol BRI hingga Rp28,7 Miliar

Pengadilan Tipikor Semarang. Foto - Dok.iNews.id

apahabar.com, SEMARANG – Direktur PT Banyumas Citra Televisi (Banyumas TV), Firdaus Vidhyawan, didakwa membobol BRI Cabang Purbalingga hingga Rp28,7 miliar.

Modus pembobolan kredit dengan menggunakan nama orang yang diakui sebagai pegawai perusahaan tersebut.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (08/10), Firdaus dijerat bersama-sama dengan Direktur CV Cahaya Aang Eka Nugraha dan bendara perusahaan yang masih dalam satu grup korporasi itu, Yeni Irawati.

Jaksa penuntut umum Sri Heryono mengatakan tindak pidana itu sendiri terjadi antara kurun waktu 2015 hingga 2017.

Para terdakwa diketahui mengajukan kredit ke BRI cabang Purbalingga dengan mengatasnakaman para karyawannya yang pembayaran gajinya melalui pay roll di bank pemerintah itu.

Selama kurun waktu tersebut, para terdakwa telah mengajukan 171 nama untuk mendapat pinjaman yang disetujui dan dicairkan oleh pihak BRI.

Belakangan diketahui, 89 orang dan 171 nama debitor tersebut bukanlah pegawai tetap di perusahaan yang dipimpin para terdakwa.

“89 debitur itu diketahui sebagai orang yang hanya dipinjam namanya dan diakui sebagai pegawai tetap,” katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Andi Astara tersebut.

Setelah kredit BRIGuna tersebut disetujui dan dicairkan, kata dia, hanya 3 persen yang diberikan kepada debitor, sementara sisanya diambil tunai oleh terdakwa.

Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi.

Selain ketiga terdakwa, terdapat pula dua pegawai BRI cabang Purbalingga yang diadili dalam berkas terpisah pada perkara yang sama.

Kedua pegawai BRI tersebut masing-masing Asociate Account Officer BRI Purbalingga Imam Sidrajat dan Account Officer Endah Setiorini.

Keduanya didakwa terlibat dalam pembobolan tersebut karena menyetujui pengajuan pinjaman 171 debitor bermasalah itu.

“Kedua terdakwa menyetujui dan mencairkan pinjaman tanpa melalui survei yang benar terhadap calon peminjam dan agunannya,” katanya.

Atas dakwaan jaksa tersebut, para terdakwa akan mengajukan eksepsi yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

Baca Juga: Menkominfo: Akses Internet di Papua Sudah Normal

Baca Juga: Sekretaris Umum FPI Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi Kasus Ninoy

Sumber: Tempo.co
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tak Sinkron dengan Daerah Penyangga, PSBB Transisi Jakarta Dinilai Tak Efektif
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Optimis Indonesia Tidak Akan Bubar Karena Dijaga Ulama
apahabar.com

Nasional

Kapolda Sultra, Riau dan Papua Dicopot

Nasional

Dokter Akui Sempat Stres Tangani Pasien Corona 
apahabar.com

Nasional

Mematuhi Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Melawan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gubernur Sumut Belum Terima Surat Pengunduran Diri Bupati Madina
apahabar.com

Nasional

Soal Obat Covid-19, Polda Metro Jaya Klarifikasi Pelapor Anji
apahabar.com

Nasional

KPK Tangkap 6 Orang, Termasuk Bupati Cianjur dan Kepala Dinas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com