Pascabanjir HST, Tumpukan Sampah di Kota Barabai Capai 2.000 Rit Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter Update Covid-19 di Tanbu: Positif 18 Orang, Sembuh 12 Teringat Kebaikan Warga Kalsel Saat Haul Sekumpul, Bantuan Terus Mengalir dari Kaltim Belum Ada Pasokan, BBM di Tabalong Mulai Langka

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan

- Apahabar.com Rabu, 2 Oktober 2019 - 06:30 WIB

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan

Instalasi pengolahan air di Padawangan, Barabai, HST. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Jika sejumlah wilayah di Kalsel terkendali air bersih saat kemarau, tidak demikian di Hulu Sungai Tengah (HST). Selama kemarau ini, PDAM HST tak bermasalah dengan pruduksi air baku

“Kita (PDAM) HST produksinya masih normal. Semua pelanggan tidak terdampak,” ujar Kasi Perencanaan PDAM HST, Firnadi saat ditemui apahabar.com di kantornya di Desa Mandingin, Barabai, Selasa (1/10).

Terkecuali, lanjut Firnadi, pada musim penghujan terlebih jika sumber air baku meluap, produksi bakal menurun. Sebab air baku banyak bercampur dengan lumpur dan perlu produksi yang efisien.

Berbeda dengan kemarau, sumber air di HST masih bisa diandalkan bahkan biaya produksi tidak seperti saat penghujan yang lebih banyak menggunakan tawas atau desinfektan,

“Paling tidak produksi terganggu selama 2 jam saat penghujan,” kata Firnadi.

Per Agustus 2019 tadi tercatat 16.742 pelanggan air bersih PDAM. Menariknya selama musim kemarau ini, PDAM HST justru kebanjiran pelanggan.

“Biasanya rata-rata per bulan mencapai 50 pemasangan baru. Sekarang 124 pemasangan,” kata dia.

Saat ini sumber air baku yang diolah PDAM HST berasal dari aliran Sungai Batang Alai, Hantakan dan Haruyan. Untuk Instalasi Pengelolaan Air (intake) di HST tersebar di 6 kecamatan.

Kapasitas pendistribusian air bersih pun berbeda-beda. Misalnya untuk PAM Barabai, sebesar 70 liter per detik. Di Kecamatan Batubenawa berkapasitas 30 liter per detik dan di Birayang berkapasitas 40.

Sedangkan di Pantai Hambawang dan Haruyan berkapasitas 30 liter per detik.

“Haruyan 10 liter per detik, Pantai 20 liter per detik,” tutup Firnadi.

Baca Juga: PDAM Diminta Cepat Atasi Kesulitan Air Bersih di Banjarmasin

Baca Juga: Intake Sungai Bilu Belum Bisa Beroperasi, PDAM Gratiskan Air Bersih

Baca Juga: Ibnu Sina Imbau Pelanggan Setop Konsumsi Air PDAM, Kenapa?

Baca Juga: Instrusi Sungai Barito, Air PDAM Batola Hanya Untuk Cuci Kaki

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

53 Kendaraan Dinas Pemkot Banjarmasin Berusia 7 Tahun Dilelang, Penawar Wajib Bayar 50 persen
apahabar.com

Kalsel

Syafruddin: HUT PDIP Bukan Arena Kampanye Caleg
apahabar.com

Kalsel

Kartu Pos Antik Bergambarkan Hotel Bandjer Dilelang Miliaran Rupiah?
apahabar.com

Kalsel

Wamen LHK Batal Kunjungi Meratus
apahabar.com

Kalsel

PWNU Kalsel: Mari Hormati Putusan Mahkamah Konstitusi
apahabar.com

Kalsel

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU dan Bawaslu Kalsel Minta Dana Tambahan
apahabar.com

Kalsel

Bupati Banjar Berharap Habib Syech Bisa Kembali Hadir Tahun Depan
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kontainer Ludes Diamuk Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com