Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Dor!! Pembunuh di Sungai Tabuk Tumbang Diterjang Timah Panas

- Apahabar.com Kamis, 24 Oktober 2019 - 14:16 WIB

Dor!! Pembunuh di Sungai Tabuk Tumbang Diterjang Timah Panas

Ilustrasi penembakan. Foto: Istmewa

apahabar.com, BANJAR – Menginjak hari ketiga, operasi pencarian terhadap pelaku pembunuhan di Sungai Tabuk akhirnya menuai hasil.

Karena melawan, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan terhadap pelaku pembunuhan Suriadi itu.

Sejumlah timah panas berasal dari tembakan terukur petugas bersarang di kaki kanan YS. YS pun diamankan dari tempat persembunyiannya di Kota Palangkaraya, Kalteng, Kamis (24/10) subuh.

“Usai membunuh pelaku sembunyi di rumah rekan-nya,” jelas Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanette didampingi Kasat Reskrim Iptu Rizky Fernandez kepada apahabar.com, Kamis (24/10) siang.

Untuk menangkap YS, Polres Banjar harus bekerja ekstra. YS yang menghabisi nyawa bekas suami istrinya sendiri itu, kata dia, berusaha melawan dan kabur.

Namun upaya YS kandas setelah anggota Resmob Polres Banjar yang di-backup Unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk, dan Resmob Polda Kalteng mengeluarkan tembakan terukur.

“Tersangka saat kami amankan di rumah temannya itu tidak mau koperatif. Tindakan tegas [menembak] kami ambil agar tidak membahayakan anggota kami,” ujar Iptu Rizky.

YS, pelaku pembunuhan Suriadi (45) di Sungai Tabuk diperiksa penyidik Polres Banjar. YS ditangkap di Palangkaraya, Kalteng, Kamis subuh. apahabar.com/Ahmad

Baca Juga: Pembunuhan Sungai Tabuk, Polisi Imbau Keluarga Korban Menahan Diri

Baca Juga: Duel Maut di Sungai Tabuk, Kasat Reskrim: Keduanya Sudah Sering Berseteru 

Baca Juga: Ketika Cinta Segitiga Berujung Maut di Sungai Tabuk

Saat ini YS sudah berada di Mapolres Banjar. Kepada penyidik, YS mengaku memilih rumah temannya sebagai wadah persembunyiaan karena sudah saling kenal selama dua tahun.

“Jadi tersangka ini bukan orang asli Sungai Tabuk, tapi pendatang juga. Karena menikah dengan orang sana dan menetap di desa tersebut [Sungai Tabuk],” ujarnya.

Tersangka sebelum melarikan diri ke Palangkaraya, rupanya sempat singgah ke Sungai Andai.

Dari pengakuannya, YS ke Sungai Andai untuk meminjam uang kepada keluarganya di sana untuk menyewa travel. Kemudian berganti baju dan berjalan kaki menuju ke travel untuk menuju Palangkaraya.

Dari pengakuannya juga, Rizky menuturkan bahwa tersangka menghilangkan nyawa Suriadi dengan maksud membela diri. Karena korban disebut ingin merusak rumah tangganya.

Dalam kasus tersebut, YS bakal dijerat UU 351 Ayat 3 Jo Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan ancaman maksimal 18 tahun penjara.

Baca Juga: Alasan Bupati Balangan Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Baca Juga: Nge-prank Pocong, 9 Remaja di Tanbu Diamankan Polisi

Baca Juga: Bongkar Muat Pasir di Raga Buana Meresahkan, Warga Keluhkan ke Dewan Kota

Baca Juga: Dor!! Pembunuh di Sungai Tabuk Tumbang Diterjang Timah Panas

Baca Juga: Laporan Balik Bupati Balangan, Alat Bukti Jadi Hambatan

Baca Juga: Jadi Andalan Jokowi, Hipmi: Bahlil Bakal Pacu Investasi Banua

Baca Juga: Polisi Limpahkan Berkas Penipuan Bupati Balangan, Jaksa: Ansharuddin Tidak Ditahan

Reporter: AHC 15
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Harga Elpiji di Banjarbaru Selangit, Cek Faktanya!
apahabar.com

Kalsel

Momentun Hari Bhayangkara ke-74, Kapolda Kalsel Bagikan 5.330 Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Operasi Anti-Narkotika di Kalsel Seret Ratusan Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Miris! Tembus 9 Ribu Kasus Covid-19, 4 Daerah di Kalsel Tak Punya Dokter Spesialis Paru
apahabar.com

Kalsel

DLU: Kesadaran Penumpang Angkutan Laut Banjarmasin Rendah
apahabar.com

Kalsel

Relawan Pengusaha Muda SHM Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Korban Banjir di Satui Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Andin Sofyanoor, Anggota DPRD Banjar Pertama Sandang Gelar Doktor
apahabar.com

Kalsel

Sepuluh Ribu Pekerja Terdampak Covid-19, Disnakertrans Kalsel: Pemda Tidak Tinggal Diam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com