BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Erick Thohir Bakal Pimpin Kementerian Bidang Ekonomi

- Apahabar.com Senin, 21 Oktober 2019 - 15:07 WIB

Erick Thohir Bakal Pimpin Kementerian Bidang Ekonomi

Pengusaha dan pendiri Grup Mahaka Erick Thohir memberikan keterangan usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10). Foto – Antara/Agus Salim

apahabar.com, JAKARTA – Setelah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi), pengusahan dan pendiri Grup Mahaka, Erick Thohir bakal memimpin kementerian bidang ekonomi.

“Saya lebih banyak ekonomi,” kata Erick yang mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu di Jakarta, Senin (21/10).

Ia menyebutkan Presiden Jokowi saat pidato pelantikannya Minggu (20/10) menyampaikan target di 2045 Indonesia menjadi negara maju di mana GDP per tahun 300 juta dolar AS lebih.

“Berarti rata-rata gaji hampir Rp30 juta dan ini sudah jadi negara maju, tingkat kemiskinan pada 2045 juga hampir mencapai nol persen,” katanya.

Menurut dia, dalam lima tahun mendatang dengan kondisi persaingan dan perang dagang ekonomi, banyak juga negara tetangga mulai merasakan dampaknya.

“Ini yang perlu diantisipasi tentu yang seperti beliau sampaikan kemarin kalau satu titik terus akan jadi UU tapi bagaimana kita harus ubah total agar tidak monoton,” katanya.

Menurut dia, sekarang eranya SDM harus produktif karena kalau tidak Indonesia akan terus jadi pasar. “Ini bukan berarti anti asing tapi bagaimana menjaga produk nasional,” katanya.

Erick belum bersedia menyebut kementerian bidang ekonomi apa yang akan dipercayakan Presiden Jokowi kepada dirinya.

“Yang pasti setelah beliau mewawancara calon calon menteri, tentu beliau akan putuskan. Hari ini tentu luar biasa kalau dipercaya ya harus bersedia,” katanya.

Mengenai posisi di perusahaan, ia mengatakan sudah pasti dengan jabatan itu tidak boleh ada konflik kepentingan.

“Memang cukup berat bagi saya secara pribadi karena pada saat Asian Games 2018, saya berhenti total hampir 2 tahun 8 bulan kemarin juga harus berhenti lagi ada kerjaan lain, jadi saya rasa sudah hampir tiga tahun lebih,” katanya.

Ia menyebutkan sudah normal kembali berada di lingkungan dunia usaha dalam 2-3 bulan terakhir. “Ya mungkin ini rahasia Allah,” tambahnya.

Baca Juga: Gojek Umumkan Pengganti Nadiem Makarim

Baca Juga: Kuartal 4-2019, Telkomsel Fokus Infrastruktur Teknologi Broadband Terdepan

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Layanan Remitansi BNI, Simak Keunggulannya
apahabar.com

Ekbis

Makin ‘Pedas’, Harga Lombok di Pangkalan Bun Tembus Ratusan Ribu
apahabar.com

Ekbis

Gubernur BI: Tak Hanya Konsumen Jadikan Indonesia Produsen Produk Halal Global
apahabar.com

Ekbis

Harga Pertamax Turun Lagi, di Kalsel Rp 9.200/Liter
apahabar.com

Ekbis

Hingga 21 Oktober, Pupuk Indonesia Salurkan 6,9 Juta Ton Pupuk Bersubsidi
apahabar.com

Ekbis

Besok, Hipmi-APNI Gelar Dialog Prospek Industri Nikel Dalam Negeri
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Targetkan Ekspor Produk Otomotif Indonesia Capai 1 Juta Unit
apahabar.com

Ekbis

Bergantung Tiga Sektor, Ekonomi Kalsel Rentan Kondisi Global
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com