Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Gangguan Jiwa Anak Akibat Gadget, Ibnu Sina: Perlu Pengendalian Orangtua

- Apahabar.com Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:54 WIB

Gangguan Jiwa Anak Akibat Gadget, Ibnu Sina: Perlu Pengendalian Orangtua

Ilustrasi anak kecanduan gadget. Foto-Okezone

apahabar.com, BANJARMASIN – Pesatnya perkembangan era digital mempermudah masyarakat mendapatkan beragam akses informasi. Namun tidak demikian jika anak memanfaatkan fasilitas yang tersedia di gadget.

Di Banjarmasin kini sudah ada 7 anak yang mengalami gangguan kejiwaan dampak dari kecanduan gadget dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Kenyataan ini mendapat perhatian Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini pun mengimbau orangtua untuk mengetahui batasan anak dalam memanfaatkan gadget.

“Kita mengimbau kepada orang ua untuk tidak melepas anak dengan teknologi begitu saja,” ujar Ibnu.

Perangkat elektronik seperti telepon genggam, laptop, computer, tablet, smartphone dan sejenisnya hanyalah sebuah alat.

Menurutnya, keseringan bermain dengan perangkat itu menimbulkan dampak negatif pada mental sang anak. Mereka akan mendapatkan masalah kejiwaan hingga stres berkepanjangan.

Orangtua wajib mengendalikan pemakaian perangkat hanya untuk kepentingan otak anak. Pemberian gadget sewaktu anak bawel bukanlah solusi terbaik.

“Kalau anak menangis, biasanya dikasih handphone, padahal Itu tidak menyelesaikan masalah, malah akan menambah permasalahan,” ungkap mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Kecanduan perangkat elektronik, bagi Ibnu tak hanya menimbulkan stres untuk otak anak. Namun turut berpengaruh pada tubuh kembang anak. Umumnya anak lebih memilih duduk bermain gadget, dibandingkan menggerakkan sendi-sendi tubuhnya.

Fenomena mental itu ketika dilakukan berulang ulang akan memunculkan gejala obesitas. “Duduk bermain gadget sambil nyemil berjam jam berdampak kepada obesitas. Orang tua harus didampingi anak supaya tak begitu,” tuturnya.

Baca Juga: Pria Gangguan Jiwa Kambuhan Ngamuk, Seorang Mahasiswi Dilukai

Baca Juga: Pria yang Lenyap di Sungai Daha Utara Terindikasi Gangguan Jiwa

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Operasi Patuh Intan 2020 Saat Pendemi Ala Polres HSU
apahabar.com

Kalsel

Puting Beliung ‘Ngamuk’ di Amuntai, 4 Bangunan Remuk
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Pelamar CPNSD Batola Berpeluang Lulus Mudah
apahabar.com

Kalsel

Korban Duel Maut di Banjarbaru Dikebumikan
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Cuncung dan Alpiya Rakhman Negatif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Tanah Laut Beri Bantuan pada Warga Terdampak Banjir Kintap
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Korupsi Embung Liang Anggang, Kadis PUPR Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

New Normal, Banjarmasin Berencana Cabut WFH ASN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com