Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Gara-Gara BPJS, Bisa-Bisa RSUD Ulin Bangkrut!

- Apahabar.com Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:19 WIB

Gara-Gara BPJS, Bisa-Bisa RSUD Ulin Bangkrut!

Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani Km 2,5, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Foto-Wikipedia

apahabar.com, BANJARMASIN – Kas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tengah bermasalah.

Sebabnya, adalah klaim BPJS kesehatan yang belum dibayar sejak Juni hingga Agustus. Nilainya Rp82 miliar.

Dihubungi via telepon, Direktur Utama RSUD Ulin, Suciati menyebutkan tagihan belum termasuk September sebesar Rp23 miliar.

“Oktober sedang berjalan. Tentu akan memanggu cash flow dan pelayanan,” ucap Suci, kepada apahabar.com, Senin (14/10).

Suci khawatir jika tagihan terus membengkak rumah sakit tidak bisa membeli keperluan penting. Seperti, obat-obatan hingga tagihan listrik dan air bersih.

Padahal, untuk memenuhi kebutuhan itu, ujar Suci, pihaknya mesti mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Untuk biaya operasional rumah sakit saja dalam sebulan bisa Rp25 miliar lebih,” katanya.

Kini, pihaknya mesti menalangi lagi tunggakan BPJS Kesehatan yang totalnya mencapai Rp130 miliar. Jika tunggakan tersebut tak segera dibayarkan rumah sakit akan bangkrut.

Mereka merasa keberatan jika mesti menutupi kekurangan tersebut dengan dana talangan ke Bank. Sejauh ini, persoalan klaim BPJS sudah diadukan ke DPRD Kalsel.

Melalui rapat antara Komisi IV dan para mitra-nya, DPRD sudah mendapat kesimpulan. Dewan akan mencoba memecahkan persoalan tersebut.

Adapun Supply Chain Financing (SCF) kerap digunakan untuk mengatasi defisit pembayaran ke berbagai fasilitas kesehatan.

Namun, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin menilai skema ini akan menjadi masalah di kemudian hari.

Lutfi menyebutkan pihak RS enggan mengambil dana talangan itu lantaran kuatir menjadi utang.

“Kami segera akan koordinasi dengan BPJS di pusat soal ini,” janji Lutfi.

Lutfi menilai persoalan ini adalah kegagalan yang terjadi dalam sistem yang dijalankan BPJS. DPRD menilai, pihaknya akan mencarikan solusi agar rumah sakit tidak terus menerus terbebani dengan hal tersebut.

Baca Juga: RSUD Ulin Banjarmasin Tunggu BPJS Kesehatan Bayar Tagihan Pelayanan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Optimis Rebut Hati Masyarakat, Ariffin Haramkan Black Campaign di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

31 Penyelam Polda Kalsel Ikut Pecahkan Rekor Dunia Selam di Manado
apahabar.com

Kalsel

Intip Kampanye kemanusiaan Ala Polres Tapin
apahabar.com

Kalsel

Hermansyah Imbau Perpisahan Sekolah Tidak di Tempat Mewah
apahabar.com

Kalsel

Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Gelombang Tinggi, BPBD Tanbu Imbau Warga Tak Berenang di Laut
apahabar.com

Kalsel

Link Live Streaming Barito Putera vs PSM Makassar: Laskar Antasari Mencari Pelampiasan
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Peserta JKN-KIS Nunggak Dapat Keringanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com