Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Gara-Gara BPJS, Bisa-Bisa RSUD Ulin Bangkrut!

- Apahabar.com     Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:19 WITA

Gara-Gara BPJS, Bisa-Bisa RSUD Ulin Bangkrut!

Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani Km 2,5, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Foto-Wikipedia

apahabar.com, BANJARMASIN – Kas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tengah bermasalah.

Sebabnya, adalah klaim BPJS kesehatan yang belum dibayar sejak Juni hingga Agustus. Nilainya Rp82 miliar.

Dihubungi via telepon, Direktur Utama RSUD Ulin, Suciati menyebutkan tagihan belum termasuk September sebesar Rp23 miliar.

“Oktober sedang berjalan. Tentu akan memanggu cash flow dan pelayanan,” ucap Suci, kepada apahabar.com, Senin (14/10).

Suci khawatir jika tagihan terus membengkak rumah sakit tidak bisa membeli keperluan penting. Seperti, obat-obatan hingga tagihan listrik dan air bersih.

Padahal, untuk memenuhi kebutuhan itu, ujar Suci, pihaknya mesti mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Untuk biaya operasional rumah sakit saja dalam sebulan bisa Rp25 miliar lebih,” katanya.

Kini, pihaknya mesti menalangi lagi tunggakan BPJS Kesehatan yang totalnya mencapai Rp130 miliar. Jika tunggakan tersebut tak segera dibayarkan rumah sakit akan bangkrut.

Mereka merasa keberatan jika mesti menutupi kekurangan tersebut dengan dana talangan ke Bank. Sejauh ini, persoalan klaim BPJS sudah diadukan ke DPRD Kalsel.

Melalui rapat antara Komisi IV dan para mitra-nya, DPRD sudah mendapat kesimpulan. Dewan akan mencoba memecahkan persoalan tersebut.

Adapun Supply Chain Financing (SCF) kerap digunakan untuk mengatasi defisit pembayaran ke berbagai fasilitas kesehatan.

Namun, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin menilai skema ini akan menjadi masalah di kemudian hari.

Lutfi menyebutkan pihak RS enggan mengambil dana talangan itu lantaran kuatir menjadi utang.

“Kami segera akan koordinasi dengan BPJS di pusat soal ini,” janji Lutfi.

Lutfi menilai persoalan ini adalah kegagalan yang terjadi dalam sistem yang dijalankan BPJS. DPRD menilai, pihaknya akan mencarikan solusi agar rumah sakit tidak terus menerus terbebani dengan hal tersebut.

Baca Juga: RSUD Ulin Banjarmasin Tunggu BPJS Kesehatan Bayar Tagihan Pelayanan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bimtek

Kalsel

KPU Tapin Pantau Bimtek KPPS Binuang
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mekarsari Ajak Warga Budayakan Memakai Masker
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Perbup, Polsek Tamban Sanksi Warga Tak Patuh
apahabar.com

Kalsel

Motif Mencengangkan Pembunuhan di Pasar Batuah Banjar
apahabar.com

Kalsel

Tak Bosan, Kanit Binmas Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Galuh Cempaka
apahabar.com

Kalsel

Monitoring dan Evaluasi, Plt Gubernur: Tabalong Terbaik Tangani Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kemampuan Personel Humas, Polda Kalsel Hadirkan Direktur Program Trans7
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com