Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Kaltara

Rabu, 2 Oktober 2019 - 10:11 WIB

Gubernur Kaltara Undang ‘Pelabur’ Sabah untuk Berinvestasi

nazmudin - Apahabar.com

Foto-Ilustrasi Feri Penyeberangan

Foto-Ilustrasi Feri Penyeberangan

apahabar.com, TARAKAN – Gubernur Irianto Lambrie siap mengundang sejumlah pelabur atau pemilik modal dari Sabah untuk berinvestasi di Kaltara.

Dilansir laman resmi Pemprov Kaltara, pihak Pemerintah Sabah pun membuka peluang untuk menanamkan investasi di provinsi termuda di Kalimantan itu.

Hal itu diungkapkan Ketua Menteri Sabah Yang Amat Berhormat (YAB) Datuk Seri Panglima Haji Mohd. Shafie Bin Haji Apdal saat berada di Kota Tarakan, Selasa (01/10).

“Kami (Pemerintah Sabah) mengundang kalangan investor dari Sabah untuk menanamkan investasinya di Kaltara. Karena, begitu banyak peluang investasi di Kaltara,” katanya.

Peluang investasi tersebut, juga menjadi bagian dari pembahasan pertemuan Majelis Keselamatan Negara (MKN) Sabah dengan Pemprov Kaltara.

Baca juga :  Perkuat Ekspor, Kaltara Sertifikasi Komoditas Pertanian

Rombongan MKN sendiri dipimpin YAB Datuk Seri Panglima Haji Mohd. Shafie Bin Haji Apdal. Sedangkan Pemprov Kaltara, dipimpin Irianto langsung.

“Pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan di antara kedua negara, sangatlah penting. Utamanya, antara Sabah, Malaysia dengan Kaltara, Indonesia. Untuk itu, pada pertemuan nanti akan dibincangkan beberapa hal mustahak untuk percepatan realisasi sejumlah kegiatan pengembangan kawasan perbatasan,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara menyampaikan bahwa kedatangan rombongan MKN ke Kaltara, dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) di DI Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan dengan MKN itu pembahasan utamanya adalah tindak lanjut dari pertemuan Sosekmalindo beberapa waktu lalu di Yogyakarta.

Baca juga :  Kalimantan Utara Usulkan Tambah Kuota Produksi Batu Bara

Namun menurut Irianto ada baiknya ditegaskan kembali soal gagasan apa yang akan dilakukan di antara keduanya. Seperti pembangunan infrastruktur apa saja yang dapat dikerjasamakan di kawasan perbatasan.

“Saya mengusulkan untuk dibukanya jalur feri di wilayah perbatasan, khususnya Sabah-Tarakan sehingga dapat memungkinkan arus transportasi kendaraan di antara kedua negara. Ini sedianya dapat pula diusulkan ke Ditjen Hubla Kemenhub untuk memungkinkan direalisasikan,” tutup Gubernur.

Baca Juga: Manipulasi Absensi, Gubernur Kaltara Tegur ASN Nakal

Baca Juga: Pasca Cuti Bersama, Gubernur Kaltara Siap Tindak Pegawai Bandel

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Kaltara Lancar
apahabar.com

Kaltara

Rehab Hutan Pesisir, Pemprov Kaltara Bantu Bibit Mangrove
apahabar.com

Kaltara

Harga Tiket Pesawat Naik, Kaltara Bersurat ke Pusat
apahabar.com

Kaltara

Tahun Ini Belasan BTS di Perbatasan RI-Malaysia Dibangun
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Alokasi Rp 64,9 Miliar untuk Bangun Jalan
apahabar.com

Kaltara

PLTS untuk 6 Desa Terisolir
apahabar.com

Kaltara

ASN Berkinerja Buruk Bakal Ditindak Tegas di Kalimantan Utara
apahabar.com

Kaltara

Kuota BBM ke Kaltara 2020 Sebanyak 118.913 KL