Tuntutannya Dicuekin, PLN Kalsel-Teng Dilaporkan ke Disnaker! Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan

Habib Hussein: Jemaah Paham Radikal di Tanbu Hampir Seribu Orang

- Apahabar.com Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:25 WIB

Habib Hussein: Jemaah Paham Radikal di Tanbu Hampir Seribu Orang

Pengasuh Majelis Taklim Al Khairaat Tanah Bumbu, Habib Hussein Al Jufri, saat menjadi nara sumber pada diskusi kebangsaan di Mapolres Tanah Bumbu. Foto-apahabar.com/Ahc21

apahabar.com, BATULICIN – Pergerakan paham radikalisme sekarang ini sudah ada di beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

“Setidaknya ada 4 kecamatan di Tanbu yang sudah dimasuki ajaran paham radikal, yakni Kecamatan Satui, Angsana, Kusan Hilir dan Batulicin,” ujar Habib Hussein Al Jufri.

Pengasuh Majelis Taklim Al Khairaat Tanbu ini menyebutkan jemaah penganut paham radikal yang aktif berkisar hampir seribu orang.

“Sudah hampir seribu orang yang aktif. Kalau ditambah dengan yang tidak aktif sudah seribuan,” jelasnya dihadapan awak media saat diwawancara usai acara diskusi kebangsaan di Mapolres Tanbu,Kamis (17/10).

Habib menerangkan upaya pergerakan yang mereka lakukan untuk memecah umat diantaranya menyalahkan kebiasaan kaum muslimin pada umumnya, seperti kebiasaan melakukan ziarah kubur, tahlilan, serta haulan yang sudah menjadi adat di kalimantan.

“Apa yang menjadi adat keyakinan orang selalu mereka salahkan dan secara otomatis akan membuat suatu perpecahan di dalam tubuh kaum muslimin yang sebelumnya tidak ada perpecahan,” ujarnya.

Hal seperti ini, kata Habib, apabila didiamkan terus menerus dikhawatirkan akan semakin besar dan sama saja dengan memecah masyarakat.

“Kita imbau kepada masyarakat, kalau misalkan ada pengajian yang tertutup, yang banyak tidak disukai orang dikarenakan ajarannya yang berbeda, kalau bisa tidak usah dihadiri dan jangan diikuti,” tegasnya.

Baca Juga: Radikalisme Muncul karena Fanatisme Berlebihan

Baca Juga: Habib Hussein : Paham Radikal Tak Menghargai Perbedaan

Reporter: Ahc21
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Viral Air Leding ‘Rasa’ Kopi, Ibnu Sina Pantau Proses Flushing Pipa PDAM
apahabar.com

Kalsel

ODP di Batola Meningkat, Warga Diimbau Tenang
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Gelar Sosialisasi Kearsipan untuk Seluruh SKPD
apahabar.com

Kalsel

Kompolnas Lakukan Penelitian di Direktorat Polairud Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ikatan Mahasiswa Banjarmasin Berbagi Berkah di Hari Terakhir Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Pasien Covid-19 Meningkat, RSUD Ulin Tambah Tempat Tidur
apahabar.com

Kalsel

Empat Sahabat Kepergok Nyabu di Sungai Miai, Satu Marketing Media
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Kalsel Melonjak Drastis, Kluster Pasar Mendominasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com