Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Harapan Kepala BPPT Terhadap Menristekdikti yang Baru

- Apahabar.com Senin, 21 Oktober 2019 - 09:05 WIB

Harapan Kepala BPPT Terhadap Menristekdikti yang Baru

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza. Foto – Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengharapkan menteri baru di bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi harus dapat mewujudkan inovasi menjadi pilar pembangunan bangsa Indonesia untuk mempercepat Indonesia mencapai lompatan kemajuan.

Menristekdikti ke depan tentu punya tugas yang berat untuk mengintegrasikan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan se-Indonesia, di lembaga pemerintah non kementerian, universitas dan juga swasta.

“Dia (menteri riset, teknologi dan pendidikan tinggi baru) memiliki visi yang kuat bahwa inovasi dan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dapat menjadi pilar pembangunan bangsa,” kata Hammam di Jakarta, Senin (21/10).

Menurut Hammam, menristekdikti di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin periode 2019-2024, harus memiliki komitmen tinggi dalam menumbuhkembangkan iklim inovasi dan iptek di Indonesia.

“Semoga litbangjirap (penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan) iptek dan inovasi menjadi landasan ilmiah dalam menentukan masa depan Indonesia yang maju mandiri sejahtera adil dan makmur. Dan Indonesia tumbuh sebagai kekuatan ekonomi dunia karena inovasi (innovation driven economy),” turur Hammam.

Menteri baru juga diharapkan mampu mensinergikan unsur-unsur penting dalam menciptakan ekosistem riset di Tanah Air.

Untuk menciptakan ekosistem yang mendukung iptek, Hammam mengatakan diperlukan koordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan industri.

“Karena sumber daya kita bukannya tak terbatas, maka kegiatan litbangjirap iptek ini harus efisien, terintegrasi, dan tidak tumpang tindih,” tuturnya.

Menristekdikti ke depan tentu punya tugas yang berat untuk mengintegrasikan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan se-Indonesia, di lembaga pemerintah non kementerian, universitas dan juga swasta.

Baca Juga: Golkar Akan Berikan Penghargaan kepada Jusuf Kalla

Baca Juga: Doa PDIP Untuk Jokowi: Tak Dapat Menteri Bertopeng Pencari Jabatan  

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pegawai Pemda Masih Dominasi Kasus Korupsi
apahabar.com

Nasional

PNS Kementerian PU Ditemukan Tewas Dicor
apahabar.com

Nasional

Airbus Milik Citilink Segera Masuk APT Pranoto
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ada Bank Wakaf Mikro, UMKM Bisa Hindari Rentenir
apahabar.com

Nasional

Dalam Kasus Edhy Prabowo, KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi
apahabar.com

Nasional

Petaka Tumpahan Minyak Balikpapan, Kompak Resmi Gugat Pemerintah !
apahabar.com

Nasional

Bermain di Dekat Palung, Wisatawan Hilang Terseret Ombak Parangtritis
apahabar.com

Nasional

Baru Dirilis, Edisi Pertama Tiga Prangko Tokoh Komik Jagoan Indonesia Capai Rp8 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com