ABK Lenyap di Pulau Laut Kotabaru, SAR Gabungan Turun Tangan Harga Sawit Kotabaru Moncer Hari Ini, Petani Ngeluh Viral Video Antrean Solar, Bagaimana Stok Kalsel? Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Siang Hari Kalsel Hujan Ringan

Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Nunggak Pajak Rp5 M Lebih

- Apahabar.com     Kamis, 31 Oktober 2019 - 21:16 WITA

Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Nunggak Pajak Rp5 M Lebih

Tim Yustisia Kotawaringin Barat, Kalteng memasang spanduk berupa peringatan keras di depan pintu masuk Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun, Kamis (31/10). Foto-apahabar.com/AHC16.

apahabar.com PANGKALAN BUN – Tim Yustisi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan peringatan keras terhadap manajemen Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun, Kamis (31/10) sore. Lantaran dianggap menunggak pajak Rp5 miliar lebih.

Peringatan keras itu berupa teguran lewat spanduk yang ditempel Dispenda Kobar di depan pintu masuk hotel. Bertuliskan “Objek Pajak Ini Belum Melunasi Kewajiban Pajak Daerah”.

Pantauan apahabar.com, ada dua spanduk yang dipasang Tim Yustisi Kobar. Satu spanduk berukuran kecil dari bahan plastik lem, dipasang di pintu masuk ruangan tengah hotel.

Sementara satunya lagi spanduk besar berukuran 1×3 meter yang terpasang di pintu gerbang masuk halaman hotel, atau persis menghadap jalan raya.

Sekretaris Tim Yustisi sekaligus Kepala Bapenda Kobar Molta Dena SE mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali melayangkan surat. Sejak mulai surat pemberitahuan dan peringatan. Tapi oleh manajemen hotel tersebut masih belum ditanggapi.

“Sampai 30 Oktober 2019, tunggakan Hotel Swiss Belinn mencapai sekitar Rp5 milliar lebih. Maka sekarang inilah kami langsung memberi peringatan keras, dengan memasang spanduk ini. Agar pihak managemen di Jakarta bisa segera kooperatif untuk taat membayar pajak. Sebab pemasukan dari pajak sangat penting untuk pembangunan daerah,” kata Molta.

Molta menambahkan pemasangan spanduk ini juga untuk memberikan contoh kepada para wajib pajak lainnya, bahwa Bapenda Kobar tidak pernah ‘tebang pilih’ untuk menindak wajib pajak yang tidak taat bayar pajak.

Terpisah Manager Sales Swiss Belinn Pangkalan Bun, Rizal saat dikonfirmasi sempat ingin menghindar karena bukan wewenangnya. “Besok pimpinan Swiss Belinn dari Jakarta mau datang ke Pangkalan Bun. Tunggu saja besok keterangan yang detailnya,” sahut Rizal kepada awak media.

Baca Juga: Diduga Depresi, IRT Penumpang KM Lawit Nekad Cebur Ke Laut

Baca Juga: Lagi Tinggi, 16 Remaja Sempoyongan Diamankan Satpol PP

Reporter: AHC 16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kalteng Butuh 2.100 PNS Baru, Intip Formasi yang Paling Dibutuhkan
apahabar.com

Kalteng

Kapolda: Waspadai Peredaran Sabu-sabu di Pedesaan
Palangka Raya

Kalteng

Wali Kota Palangka Raya Tetapkan Siaga Darurat Banjir hingga Akhir Desember
apahabar.com

Kalteng

Terlama, Pasien Covid-19 di Kotim Akhirnya Sembuh Usai Dirawat 106 Hari
UMK Palangka Raya

Kalteng

Sama dengan Tahun Sebelumnya, UMK Palangka Raya 2021 Rp2,9 Juta
apahabar.com

Kalteng

BLT APBD di Wilayah Hulu Kapuas Menyusul Disalurkan
Covid-19

Kalteng

Belasan Warga Kapuas Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Ekbis

Wow, Investasi PMA dan PMDN di Kalteng Semester Awal Sudah Capai Rp 4,48 T
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com