Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri PSBB Berakhir, Duta Mall Segera Buka Bioskop dan Amazon? Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19




Home ACT

Senin, 28 Oktober 2019 - 15:45 WIB

Humanity Day, Upaya ACT Kalsel Kurangi Resiko Bencana

Aam - Apahabar.com

Muhammad Riadi sedang mengajari salah satu siswa SMKN 2 Banjarmasin cara menggunakan APAR sebagai tanggap darurat terhadap kebakaran. Foto – ACT Kalsel/Muhammad Sultan Hasan Saputra

Muhammad Riadi sedang mengajari salah satu siswa SMKN 2 Banjarmasin cara menggunakan APAR sebagai tanggap darurat terhadap kebakaran. Foto – ACT Kalsel/Muhammad Sultan Hasan Saputra

apahabar.com, BANJARMASIN – Asapmembumbung tinggi di dalam kompleks SMKN 2 Banjarmasin pada Jumat (25/10) lalu. Api tersebut merupakan bagian dari latihan mitigasi bencana yang digagas oleh tim MRI-ACT Kalsel.

Latihan tersebut mengiringi program humanity day kerjasama pihak sekolah dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel.

Muhammad Riadi (25), tim relawan MRI-ACT Kalsel dengan sigap menjelaskan berbagai langkah pencegahan sebelum kebakaran hingga penanganan kebakaran kecil. “Sebagai upaya kesiapsiagaan perlu dibuat jalur evakuasi darurat di sekolah, tujuannya untuk mencegah korban akibat bencana,” jelasnya.

Suasana kian ramai ketika Riadi mulai mengajarkan caramemadamkan api menggunakan APAR (Alat Pemadaman Api Ringan) dan karung basah. Perwakilan siswa diminta untuk maju ke depan mempraktekkannya secara langsung.

Baca juga :  ACT Aktifkan Dapur dan Paket Pangan Ramadan di Palestina

“Jangan takut, hadapi apinya dengan tenang dan harus membelakangi arah angin,” Riadi menginstruksikan.

Salah satu siswa SMKN 2 Banjarmasin, Muhammad RidhaMaulana (15) mengaku pengalaman kali ini begitu berkesan. “Awalnya agak grogi juga, gugup, apalagi di dekat apinya lumayan panas, tapi akhirnya paham bagaimana cara menggunakan APAR,” ucapnya kepada ACTNews. Ridha juga mengaku wawasan tanggap darurat bencana hari itu adalah hal baru baginya.

MarwaidahAzmi, perwakilan guru SMKN 2 Banjarmasin berpendapat kegiatan tersebut sangat berguna. “Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin setiap tahun karena setiap tahun kan selalu ada murid baru yang masuk dan belum mendapatkan materi serupa,”ungkapnya.

Program mitigasi bencana ini juga diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda untuk lebih tanggap terhadap bencana. Humanity Day, menurut Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin, merupakan kegiatan edukasi yang ditawarkan ACT Kalsel untuk sekolah, kampus, atau komunitas.

Baca juga :  Dapur Umum dan Layanan Kesehatan ACT Terus Bantu Korban Gempa Ambon

“Mitigasi bencana menjadi salah satu materi yang ingin kami luaskan di tengah masyarakat agar resiko bencana bisa dikurangi,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian ACT terhadap masyarakat, khususnya generasi muda. Bagi pihak manapun yang berminat dengan program ini silahkan hubungi ACT Kalsel,” pungkas Zainal.

apahabar.com

Siswa juga diajari bagaimana pemadaman api menggunakan alat sederhana (karung goni).Foto – ACT Kalsel/Muhammad Sultan Hasan Saputra

Baca Juga: Membangun Ketahanan Pangan dari Pesantren

Baca Juga: Ratusan Mitra Gojek Kalsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Sumber: ACT Kalsel
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

Datang ke Kalsel, Syekh Belal Jamil Ajak Peduli Palestina
apahabar.com

ACT

Kalsel Peduli-ACT Kolaborasi Bantu Pemulihan Kebakaran Sebuku
apahabar.com

ACT

ACT Beri Penghargaan Legenda Voli Indonesia, Pascal Wilmar
apahabar.com

ACT

Banjir Bengkulu, ACT Datangkan 60 Ton Bantuan
apahabar.com

ACT

Syekh Belal Palestina Bangga Banyak Penghafal Alquran di Banjarmasin
apahabar.com

ACT

Awal Tahun, Layanan Kesehatan ACT Sapa Gaza
apahabar.com

ACT

LBM Bantu Naikkan Status Kampung di Berau
apahabar.com

ACT

Pasca-gempa M7,0, ACT: Warga Ternate Beraktivitas Seperti Biasa