Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Humanity Day, Upaya ACT Kalsel Kurangi Resiko Bencana

- Apahabar.com Senin, 28 Oktober 2019 - 15:45 WIB

Humanity Day, Upaya ACT Kalsel Kurangi Resiko Bencana

Muhammad Riadi sedang mengajari salah satu siswa SMKN 2 Banjarmasin cara menggunakan APAR sebagai tanggap darurat terhadap kebakaran. Foto – ACT Kalsel/Muhammad Sultan Hasan Saputra

apahabar.com, BANJARMASIN – Asapmembumbung tinggi di dalam kompleks SMKN 2 Banjarmasin pada Jumat (25/10) lalu. Api tersebut merupakan bagian dari latihan mitigasi bencana yang digagas oleh tim MRI-ACT Kalsel.

Latihan tersebut mengiringi program humanity day kerjasama pihak sekolah dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel.

Muhammad Riadi (25), tim relawan MRI-ACT Kalsel dengan sigap menjelaskan berbagai langkah pencegahan sebelum kebakaran hingga penanganan kebakaran kecil. “Sebagai upaya kesiapsiagaan perlu dibuat jalur evakuasi darurat di sekolah, tujuannya untuk mencegah korban akibat bencana,” jelasnya.

Suasana kian ramai ketika Riadi mulai mengajarkan caramemadamkan api menggunakan APAR (Alat Pemadaman Api Ringan) dan karung basah. Perwakilan siswa diminta untuk maju ke depan mempraktekkannya secara langsung.

“Jangan takut, hadapi apinya dengan tenang dan harus membelakangi arah angin,” Riadi menginstruksikan.

Salah satu siswa SMKN 2 Banjarmasin, Muhammad RidhaMaulana (15) mengaku pengalaman kali ini begitu berkesan. “Awalnya agak grogi juga, gugup, apalagi di dekat apinya lumayan panas, tapi akhirnya paham bagaimana cara menggunakan APAR,” ucapnya kepada ACTNews. Ridha juga mengaku wawasan tanggap darurat bencana hari itu adalah hal baru baginya.

MarwaidahAzmi, perwakilan guru SMKN 2 Banjarmasin berpendapat kegiatan tersebut sangat berguna. “Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin setiap tahun karena setiap tahun kan selalu ada murid baru yang masuk dan belum mendapatkan materi serupa,”ungkapnya.

Program mitigasi bencana ini juga diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda untuk lebih tanggap terhadap bencana. Humanity Day, menurut Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin, merupakan kegiatan edukasi yang ditawarkan ACT Kalsel untuk sekolah, kampus, atau komunitas.

“Mitigasi bencana menjadi salah satu materi yang ingin kami luaskan di tengah masyarakat agar resiko bencana bisa dikurangi,” ucapnya.

“Ini adalah bentuk kepedulian ACT terhadap masyarakat, khususnya generasi muda. Bagi pihak manapun yang berminat dengan program ini silahkan hubungi ACT Kalsel,” pungkas Zainal.

apahabar.com

Siswa juga diajari bagaimana pemadaman api menggunakan alat sederhana (karung goni).Foto – ACT Kalsel/Muhammad Sultan Hasan Saputra

Baca Juga: Membangun Ketahanan Pangan dari Pesantren

Baca Juga: Ratusan Mitra Gojek Kalsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Sumber: ACT Kalsel
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

MRI Gelar Orientasi Relawan Batch 1 di Balangan
apahabar.com

ACT

ACT Akan Sebarkan Hewan Kurban Hingga Ethiopia
apahabar.com

ACT

Kolaborasi Global Qurban-ACT Luaskan Kurban hingga ke Tepian Negeri 
apahabar.com

ACT

Hari Kartini, di Mata Si Cantik Rima Anjani Relawan Kemanusiaan ACT
apahabar.com

ACT

Bersama Global Qurban, Bahagiakan Jutaan Saudara Hingga ke Sudan
apahabar.com

ACT

Pelanggaran HAM Terus Terjadi di Palestina
apahabar.com

ACT

Tiga Bulan Terakhir, Pengungsi di Mamboro Induk Kesulitan Air Bersih
apahabar.com

ACT

ACT Distribusikan 55 Ton Beras untuk Pesantren Prasejahtera
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com