Bising… Kafe Mariga Digeruduk Polisi Dievakuasi ke Banjarmasin, 7 Korban KM Ladang Pertiwi Selamat DITANGKAP! Terduga Pembunuh Undur di Bungur Tapin Fakta Baru Duel Maut di Arena Judi Datarlaga HST KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Penumpang Dievakuasi ke Banjarmasin

Imbas Perlambatan Ekonomi AS, Rupiah Kembali Menguat 22 Poin

- Apahabar.com     Kamis, 3 Oktober 2019 - 18:19 WITA

Imbas Perlambatan Ekonomi AS, Rupiah Kembali Menguat 22 Poin

Ilustrasi rupiah dan dolar. Foto–boombastis.com

apahabar.com, JAKARTA – Kurs rupiah kembali menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (03/10), melanjutkan penguatan hari sebelumnya.

Kurs rupiah menguat di tengah perlambatan ekonomi AS.

Terpantau, pergerakan rupiah pada Kamis sore ini menguat 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.195 per dolar AS.

“Sinyal perlambatan ekonomi AS dan perang dagang yang belum ada kepastian telah menekan dolar AS terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah,” kata Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (03/10).

Ia menambahkan sinyal pelemahan ekonomi AS terlihat dari jumlah penerimaan pekerja oleh sektor swasta AS yang menurun di bulan September.

Berdasarkan Automatic Data Processing (ADP), menunjukan bahwa jumlah tenaga kerja di sektor swasta di Amerika Serikat di bulan September hanya meningkat 135.000, sedikit lebih rendah dari estimasi pasar untuk kenaikan 140.000.

“Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat-China telah melemahkan negara dengan ekonomi terbesar di dunia,” katanya.

Kepala Riset Valbury Asia Future Lukman Leong menambahkan, sinyal berikutnya yang menjadi perhatian pelaku pasar yakni data mengenai konsumen-konsumen di AS. Jika melemah, dolar AS berpotensi melanjutkan tekanan.

“Rupiah mendapatkan manfaat dari situasi eksternal itu di tengah sentimen domestik yang relatif masih dibayangi kekhawatiran perlambatan ekonomi serta politik-keamanan,” katanya.

Ia mengharapkan agar Bank Indonesia untuk tetap waspada menjaga stabilitas nilai tukar mengingat penguatannya belum sepenuhnya didukung oleh fundamental ekonomi nasional.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.193 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.207 per dolar AS.

Baca Juga: Anyaman Rotan Desa Tambaba Rambah Pasar Luar Kalimantan 

Baca Juga: Produksi Karet Lesu, Gugur Daun Jadi Biang Kerok

Baca Juga: Kunjungan Wisata di Kalsel Naik, Ini Faktanya

Baca Juga: Catatan BPS Khusus Hotel Berbintang di Kalsel

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19 Saudi

Tak Berkategori

Selama 2 Pekan, Kasus Covid-19 Saudi di Bawah 100
apahabar.com

Tak Berkategori

Tanah Laut Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil
Hotel A Banjarmasin

Tak Berkategori

Fakta Baru Soal Pengungkapan Sabu 4,7 Kilo di Perempatan Hotel A Banjarmasin
Adiba

Tak Berkategori

Warganet Mengaku Lihat ZR di Kalbar, Polisi Balikpapan Gerak Cepat
apahabar.com

Tak Berkategori

Kembali Erupsi, BPBD: Gunung Sinabung luncurkan Awan Panas 2.000 Meter
apahabar.com

Tak Berkategori

Mengenal AR-Child Karya Pemuda Tapin, The Best Paper Award di Thailand dan Singapura
apahabar.com

Tak Berkategori

Presiden Ini Pilih Hidup Sederhana Demi Rakyat
apahabar.com

Tak Berkategori

Kisah Gadis Muda asal Kandangan, Sempat Koma dan Gunakan Kursi Roda usai Kecelakaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com