Geger! Jasad Pria Mengapung di A Yani Km 11 Kertak Hanyar Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya

Indeks Pembangunan Pemuda di Kalsel Anjlok, Gegara Pernikahan Dini?

- Apahabar.com     Jumat, 25 Oktober 2019 - 14:34 WITA

Indeks Pembangunan Pemuda di Kalsel Anjlok, Gegara Pernikahan Dini?

Ilustrasi pemuda. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pernikahan dini dinilai jadi biang kerok anjloknya indeks pembangunan pemuda (IPP) Kalimantan Selatan.

“Banyak hal negatif akibat pernikahan di usia dini,” beber Ketua DPD KNPI Kalsel, Fazlur Rahman, Jumat (25/10) siang.

Pernikahan dini dinilai bukan hanya berdampak terhadap kesehatan reproduksi. Namun juga berimbas ke perekonomian dan sosial daerah.

Seharusnya, kata dia, kondisi bonus demografi ini dimanfaatkan dengan baik. Terlebih dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.

“Di mana lapangan pekerjaan akan lebih sedikit,” ujarnya.

Apabila fenomena itu tak cepat ditangani. Bukan tak mungkin Banua terjebak dalam ekonomi kelas menengah.

“Kita berharap agar pernikahan di usia dini tak terjadi lagi. Ini perlu adanya pembekalan untuk generasi muda,” ujarnya.

Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Kalsel, Muhammad Rizal Martua Damanik meminta organisasi kepemudaan mesti peduli dengan permasalahan pernikahan di usia dini.

“DPD KNPI Kalsel harus paham betul terkait permasalahan yang ada. Kemudian secara bersama-sama mencari solusi atas permasalahan tersebut,” katanya.

Rizal optimistis pemuda Kalsel mampu bersatu padu dalam pembangunan sumber daya manusia di Banua.

“Ya [bisa saja] selama ini karena kurangnya komunikasi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah,” pungkasnya.

Ya, sebagaimana diketahui selama dua tahun terakhir IPP Kalsel berada di urutan paling buncit.

IPP sebagai gambaran umum memotret kepemudaan di sebuah daerah. Ada lima domain yang mencakup IPP, yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kesempatan dan lapangan kerja, kepemimpinan dan partisipasi, serta gender dan diskriminasi.

Baca Juga: Pernikahan Dini, Pemicu Utama Anak Putus Sekolah di HSU dan Batola

Baca Juga: Upaya TP PKK HSS Cegah Pernikahan Usia Anak

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Polres Batola Juga Beri Penghargaan untuk Senusa Teknologi
apahabar.com

Kalsel

Per Hari Ini, RSUD Sultan Suriansyah Bisa Layani Pasien BPJS
apahabar.com

Kalsel

Jelang Lebaran, Pasokan Ikan Laut di Kalsel Aman  
Vaksinasi

Kalsel

Siap-Siap, Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin
Jurkani

Kalsel

Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi
apahabar.com

Kalsel

Dinas Perindustrian Kalsel Dorong IKM Lokal Produksi APD
apahabar.com

Kalsel

Ada Warga Mengaku sebagai Nabi Isa di Balangan, MUI: Akan Segera Dipelajari

Kalsel

Sudah 3 Kali, Banjar Optimis 2022 Raih Penghargaan KLA Tingkat Madya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com