Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Jadi Tersangka, Ansharuddin Tak Perlu Mundur

- Apahabar.com Rabu, 9 Oktober 2019 - 15:32 WIB

Jadi Tersangka, Ansharuddin Tak Perlu Mundur

Bupati Balangan Ansharuddin dalam penyampaian dukungan ke Sahbirin Noor sebagai calon Gubernur Kalsel di aula DPD Partai Golkar Kalsel, Senin (29/7) siang. apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyidik dari Polda Kalsel telah menetapkan Bupati Balangan Ansharudin sebagai tersangka.

Orang nomor satu di Bumi Sanggam itu terseret kasus penipuan pembayaran cek kosong.

Lantas, apakah status tersangka mengancam jabatan orang nomor satu di Bumi Sanggam tersebut?

Dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Fikri angkat bicara.

Menurutnya, Ansharudin masih sebagai Bupati yang sah Kabupaten Balangan.

Dasar hukumnya sangat jelas. Di antaranya Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 1/2015, kemudian direvisi menjadi UU Nomor 8/2015, terakhir kembali direvisi menjadi UU Nomor 10/2016.

“Dalam persyaratan calon kepala daerah, tak disebutkan, tak boleh berstatus sebagai tersangka,” ucap Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi and Good Governance (PARANG) ULM ini kepada apahabar.com, Rabu (09/10) siang.

Namun, belied itu menyebut calon kepala daerah tak pernah menyandang status terpidana.

Pastinya, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Bagi mantan terpidana, maka dia harus mengumumkan ke publik, yang bersangkutan merupakan mantan terpidana,” bebernya.

“Ini menjadi analogi dari kasus yang menimpa Bupati Balangan, Ansharudin,” tambahnya.

Bahkan, tak ada pasal mengatakan, Bupati Balangan mesti mundur. Terkecuali, ia sudah terbukti bersalah di pengadilan.

“Sehingga masih diperbolehkan hukum negara untuk menjabat kepala daerah,” tegasnya.

Secara hukum, jabatan itu masih diperbolehkan. Akan tetapi, secara etika Bupati bisa saja memilih mundur. Agar fokus menyelesaikan kasus hukum yang sedang bergulir.

“Tapi kalaupun memilih tak mundur, ya sah-sah saja,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Balangan Klarifikasi Penetapan Tersangka, Beberkan Sosok Dwi yang Ngaku KPK

Baca Juga: Jadi Tersangka, Ansharuddin Tetap Bisa Nyalon Bupati Balangan

Baca Juga: Polda Kalsel Bungkam Soal Penetapan Tersangka Bupati Balangan

Baca Juga: Jadi Tersangka, Ansharudin Tetap Pede di Pilbup Balangan 2020

Baca Juga: Bupati Balangan Yakin Polisi Semakin Profesional

Baca Juga: Pilkada 2020, Wakil Bupati Balangan Belum Tentukan Sikap

Baca Juga: Ansharuddin Siap Lanjutkan Jabatan Bupati Balangan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Korban Jiwa Berjatuhan di Pumpung, Walhi Desak Paman Birin Ambil Langkah Luar Biasa
apahabar.com

Kalsel

Hingga Malam, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Alalak Nihil

Kalsel

VIDEO: Razia Pekat di Banjarmasin Dari Miras, Kondom, Hingga Anak dibawah Umur
apahabar.com

Kalsel

Travellindo Tak Kantongi Izin di Banjarmasin, Simak Penjelasan Kemenag Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Penutupan Lokalisasi Merong Ditunda, PSK Siap Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Belum Satu Jam Hujan, Sekumpul Terendam Banjir
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tak Nampak Hujan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

PPDB Kalsel digelar Serentak Juni-Juli 2020, Simak Regulasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com