Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

Jaga Semangat Persatuan, Pemerintah Berdialog Tematik dengan Warga Meratus

- Apahabar.com     Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:43 WITA

Jaga Semangat Persatuan, Pemerintah Berdialog Tematik dengan Warga Meratus

Danramil memberikan materi wawasan kebangsaan pada masyarakat Meratus, Desa Hinas Kiri di Bala Adat Desa Kiyu, Selasa (15/10). Foto-Indra for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Mendekati pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) pada 20 Oktober nanti, berbagai instansi tengah menggalakkan giat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat. Tak terkecuali warga Meratus di Hulu Sungai Tengah.

Melalui kegiatan dialog tematik dari Forum Keserasian Sosial Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), diangkatlah tema ‘Menjaga Semangat Gotong Royong Demi Meningkatkan Persatuan dan Persaudaraan’.

“Arahnya ya agar tidak ada lagi perpecahan pada dua kubu waktu Pilpres lalu,” kata Pendamping Keserasian Sosial, Indra Fironi kepada apahabar.com usai berdialog dengan warga Meratus di Balai Adat Desa Kiyo, Selasa (15/10).

Namun yang lebih ditekankan, kata Indra, bagaimana menjaga kearifan lokal warga Meratus. Terutama mencegah konflik sosial.

apahabar.com

Masyarakat Meratus Desa Hinas Kiri mengikuti dialog tematik yang digelar Forum Keserasian Sosial Desa Hinas Kiri di Balai Adat Desa Kiyu, Selasa (15/10). Foto-Indra for apahabar.com

“Tujuan forum ini sesuai dengan tema, memperkuat semangat gotong royong agar mampu mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya konflik serta memberikan solusi untuk mengatasinya,” kata Indra yang dalam dialog forum pada saat itu menjadi moderator.

Indra, Pendamping Komunitas Adat Terpencil (KAT) asal Riau yang dikirim Kemensos RI pada April lalu untuk mendamping warga Meratus di BAT itu berharap masyarakat mampu memahami dan mengetahui dampak yang memicu konflik.

“Seperti hal-hal yang memicu konflik, masyarakat bisa mengantisipasi,” harap Indra.

Pada kegiatan itu pun banyak disampaikan materi-materi yang berkaitan dengan pencegahan konflik. Seperti yang disampaikan oleh pemateri, Danramil, Pendamping KAT, Kabid Sosial Dinsos HST dan Kepala Desa setempat.

Kegiatan itu juga dihadiri seluruh komponen masyarakat yang ada di Hinas Kiri, seperti ketua adat, perangkat desa, pengurus masjid, gereja, serta tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Presiden, Anggota TNI-POLRI di HST Diterjunkan

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 3 Pasien Sembuh, 7 Orang Positif
Penikaman

Kalsel

Gelap Mata, Pria di Banjarmasin Utara Tikam Seterunya hingga Tewas
apahabar.com

Kalsel

Banyak Tiang Listrik Miring, Warga Batola Khawatir
apahabar.com

Kalsel

Korban Penculikan di Tanah Bumbu Rindu Teman Sekolahnya
Seorang pemuda ngaku anggota Polri untuk curi hati wanita di Banjarmasin berhasil diamankan

Kalsel

Ngaku Anggota Polri Curi Hati Wanita, Seorang Pemuda di Banjarmasin Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Belum Terungkap, Misteri Kebakaran Kontainer di Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Kisah Penjaga Pos Mapolda Kalsel, Kehilangan Momen Bakar Sate Demi Tugas
apahabar.com

Kalsel

Keberadaan Salah Satu Cafe di Banjarbaru Dikeluhkan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com