Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Jaga Semangat Persatuan, Pemerintah Berdialog Tematik dengan Warga Meratus

- Apahabar.com Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:43 WIB

Jaga Semangat Persatuan, Pemerintah Berdialog Tematik dengan Warga Meratus

Danramil memberikan materi wawasan kebangsaan pada masyarakat Meratus, Desa Hinas Kiri di Bala Adat Desa Kiyu, Selasa (15/10). Foto-Indra for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Mendekati pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) pada 20 Oktober nanti, berbagai instansi tengah menggalakkan giat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat. Tak terkecuali warga Meratus di Hulu Sungai Tengah.

Melalui kegiatan dialog tematik dari Forum Keserasian Sosial Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), diangkatlah tema ‘Menjaga Semangat Gotong Royong Demi Meningkatkan Persatuan dan Persaudaraan’.

“Arahnya ya agar tidak ada lagi perpecahan pada dua kubu waktu Pilpres lalu,” kata Pendamping Keserasian Sosial, Indra Fironi kepada¬†apahabar.com¬†usai berdialog dengan warga Meratus di Balai Adat Desa Kiyo, Selasa (15/10).

Namun yang lebih ditekankan, kata Indra, bagaimana menjaga kearifan lokal warga Meratus. Terutama mencegah konflik sosial.

apahabar.com

Masyarakat Meratus Desa Hinas Kiri mengikuti dialog tematik yang digelar Forum Keserasian Sosial Desa Hinas Kiri di Balai Adat Desa Kiyu, Selasa (15/10). Foto-Indra for apahabar.com

“Tujuan forum ini sesuai dengan tema, memperkuat semangat gotong royong agar mampu mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya konflik serta memberikan solusi untuk mengatasinya,” kata Indra yang dalam dialog forum pada saat itu menjadi moderator.

Indra, Pendamping Komunitas Adat Terpencil (KAT) asal Riau yang dikirim Kemensos RI pada April lalu untuk mendamping warga Meratus di BAT itu berharap masyarakat mampu memahami dan mengetahui dampak yang memicu konflik.

“Seperti hal-hal yang memicu konflik, masyarakat bisa mengantisipasi,” harap Indra.

Pada kegiatan itu pun banyak disampaikan materi-materi yang berkaitan dengan pencegahan konflik. Seperti yang disampaikan oleh pemateri, Danramil, Pendamping KAT, Kabid Sosial Dinsos HST dan Kepala Desa setempat.

Kegiatan itu juga dihadiri seluruh komponen masyarakat yang ada di Hinas Kiri, seperti ketua adat, perangkat desa, pengurus masjid, gereja, serta tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Presiden, Anggota TNI-POLRI di HST Diterjunkan

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Redam Kebakaran Meluas, Dandim Imbau Warga Tidak Bakar Lahan
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Polisi BKO di Jakarta
apahabar.com

Kalsel

Sungai Amandit Tercemar, Dewan: Kualitas Air Mengkhawatirkan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pemilu, Amplop di Banjarmasin Laris Manis..!!
apahabar.com

Kalsel

Lewat Batas Waktu, Polisi Ancam Bubarkan Demo Omnibus Law Jilid II Banjarmasin
Hore...! Trans Studio Mini Akan Hadir di Tanjung

Kalsel

Hore…! Trans Studio Mini Akan Hadir di Tanjung
apahabar.com

Kalsel

Perjuangan Pelaku Usaha Tukar Uang di Banjarmasin; Pernah Ditipu Pakai Uang Palsu
apahabar.com

Kalsel

PLN Dukung Keandalan Listrik di Ibu Kota Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com