3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Jalan Lemo-Batapah Jadi Pilihan Warga Barut Jika ke Palangka Raya

- Apahabar.com Rabu, 9 Oktober 2019 - 17:16 WIB

Jalan Lemo-Batapah Jadi Pilihan Warga Barut Jika ke Palangka Raya

Jalan Muara Teweh-Lemo-Batapah, kini menjadi jalan alternatif bagi masyarakat Barito Utara untuk menempuh perjalanan ke Kota Palangka Raya. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Masyarakat Kabupaten Barito Utara (Barut) saat ini lebih memilih jalan alternatif Muara Teweh-Lemo-Batapah jika ingin ke Kota Palangka Raya, daripada melewati Ampah-Buntok.

Alasannya adalah karena jalur Muara Teweh-Lemo-Batapah hanya ditempuh 5 jam saja, hal itu jika dibandingkan dengan Muara Teweh-Ampah-Buntok memakan waktu antara 7 atau 8 jam.

Terkait hal itu anggota DPRD Barut, H Abri meminta Pemkab Barut memprioritaskan jalan tembus yang menghubungkan MuaraTeweh ke Palangka Raya dalam pembangunan infrastruktur 2020.

Permintaan itu dikemukakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengingat  jalan tembus yang dibangun dari Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, menuju Desa Batapah, Kabupaten Kapuas, mempersingkat jarak dibandingkan melalui jalur memutar, yakni melalui Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

“Saya sangat mendukung agar jalan tersebut menjadi salah satu dari sekian banyak prioritas pemerintah daerah dan Provinsi Kalteng pada 2020 untuk peningkatan status jalannya,” kata H Abri, Rabu (09/10).

Tak hanya itu, selaku pribadi dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lemo yang telah memasang rambu-rambu petunjuk arah jalan. Sehingga membantu dan mempermudah perjalanan warga masyarakat yang melalui jalan tersebut.

“Waktu itu saya memberanikan diri melewati jalan tersebut dari Palangka Raya ke Muara Teweh, rambu-rambu yang dipasangan oleh Pemdes Lemo sangat membantu dan memudahkan dalam perjalanan,” imbuhnya.

Baca Juga: 3 Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Kobar Dilantik Jadi Ketua Definitif

Baca Juga: Cemburu Buta, Suami di Teweh Hajar Istri hingga Bonyok

Baca Juga: Menyanggar, Ritual Adat Dayak yang Masih Lestari

Baca Juga: Gubernur Kalteng Tinjau Kondisi Infrastruktur Sejumlah Kabupaten

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Tak Ada Tambahan Kasus Baru, 3 Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Pemanfaatan Hutan di Kalteng Baru Capai Lima Persen
apahabar.com

Kalteng

Sebarkan Hoaks Pasien Covid-19 Kabur, AG Warga Barut Minta Maaf
apahabar.com

Kalteng

Diduga Diganggu Makhluk Halus, Anak Hilang Misterius di Kebun Sawit Pangkalan Bun Akhirnya Ditemukan!
apahabar.com

Kalteng

Reses di Kapuas, Anggota DPRD Provinsi Kalteng Serap Sejumlah Aspirasi
apahabar.com

Kalteng

Jadi Ikon Kapuas, Kondisi Rumah Segitiga di Mandomai Kalteng Memprihatinkan
apahabar.com

Kalteng

Prabowo Janji Berbagai Varietas Singkong Dikembangkan di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Duh, Perwali PSBB Palangka Raya Masih Dimantapkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com