apahabar.com
Letkol Inf Nur Rohman Zein memimpin apel siaga pelantikan menjelang pelantikan Presiden dan Wapres di Makodim 1002 Barabai, Senin (14/10). Foto-Maskuri for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – TNI dan Polri telah bersiaga menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) pada 20 Oktober mendatang. Puluhan anggota diterjunkan ke lapangan guna mengantisipasi dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di Hulu Sungai Tengah (HST).

Puluhan anggota yang diterjunkan dari kedua instansi itu memberikan pemahaman Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Komandan Kodim (Dandim) 1002 Barabai, Letkol Inf Nur Rohman Zein menginstruksikan agar anggotanya meningkatkan kewaspadaan dan perkembangan menjelang pelantikan itu. Terlebih dalam media sosial (Medsos) yang bisa memicu situasi tidak kondusif.

“Seluruh anggota, keluarga besar Kodim, agar lebih bijak menggunakan Medsos. Hindari membuat postingan yang mencela atau merugikan orang. Kejadian yang menimpa rekan kita hendaknya dijadikan pelajaran,” kata Zein saat memimpin apel siaga pengamanan menjelang pelantikan Presiden dan Wapres, Senin (14/10).

Dia pun menginstruksikan kepada para Babinsa di wilayah masing-masing agar giat membina masyarakatnya dengan komunikasi sosial.

“Kalian (Babinsa) adalah mata dan telinga satuan. Apapun yang terjadi, kalian harus tau dan mengerti. Laporkan hasil komunikasi kepada Komandan Koramil (Danramil) masing-masing. Nanti Danramil melaporkan pada saya hasil kegiatannya,” tegas Zein.

Anggota Polres HST pun menghimbau demikian. Mereka melakukan ‘Goes to School’ untuk memelihara Sitkamtibas, hanya saja lebih ditekankan kepada para pelajar.

apahabar.com
Anggota Polres HST ‘goes to school’ sekaligus memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih, Senin (14/10). Foto-Husaini for apahabar.com

“Secara serentak, Senin tadi (15/10/2019) Polsek jajaran Polres HST mendatangi 13 sekolah menengah atas untuk menjadi pemimpin apel sekaligus memberikan penyuluhan menjelang pelantikan nanti,” kata Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo, Selasa (15/10).

Para siswa pun diimbau agar tidak melakukan unjuk rasa saat pelantikan nanti. Selain itu, Polisi pun memberikan pemahaman terkait Undang-Undang ITE.

“Ini dilakukan agar pelajar tidak sembarangan membagikan berita yang belum pasti kebenarannya. Karena bisa berhadapan dengan hukum,” kata Sabana.

Baik TNI maupun Polri, keduanya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan pelantikan pada 20 Oktober nanti. Sebab hasil Pilpres pada April 2019 lalu merupakan pilihan rakyat yang diselenggarakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil (Luber dan Adil).

 Baca Juga: Doa Dari Batola Untuk Kelancaran Pelantikan Presiden

Baca juga: Ditanya Perppu KPK, Puan: Tunggu Pelantikan Presiden

Reporter HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini