Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Jenis Transportasi Umum Ini yang Bakal Digunakan di Ibu Kota Baru

- Apahabar.com Kamis, 10 Oktober 2019 - 19:41 WIB

Jenis Transportasi Umum Ini yang Bakal Digunakan di Ibu Kota Baru

Ilustrasi, dua kereta MRT berada di stasiun Lebak bulus Jakarta. Foto-Liputan6.com/Angga Yuniar

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya menjelaskan jenis moda transportasi yang akan digunakan di ibu kota baru.

Transportasi yang akan digunakan merupakan kombinasi dari berbagai moda seperti moda bus rapid transit (BRT), moda raya terpadu (MRT), lintas rel terpadu (LRT) serta autonomous rapid transit (ART), bus tanah air (amfibi).

Kriteria yang diinginkan yakni, masyarakat harus membiasakan berjalan kaki dengan jarak antargedung harus dapat ditempuh berjalan kaki dalam 10 menit. Sementara itu, untuk jarak jauh di atas 5km, tidak boleh lebih dari 30 menit. Adapun, penggunaan teknologi transportasi harus semodern mungkin.

“Teknologi seperti MRT, ART, Autonomous Rapid Transit akan kita hadirkan di sana. Teknologi itu sendiri masih belum terlalu banyak dilakukan tetapi dengan suatu semangat yang baik, dengan kemampuan teknologi yang dimiliki oleh teman-teman kita di PT Inka di kereta api, kita yakin dapat  melakukan itu semua,” jelasnya, seperti dikutip dari Bisnis.com, Kamis (10/10).

Penggunaan berbagai teknologi transportasi ini perlu persiapan yang baik, terutama harus memenuhi faktor waktu tempuh, sistem tiket yang sederhana dan advance.

“Kita lakukan dengan lebih advance kata smart sekali lagi menjadi suatu catatan menjadi catatan untuk konsep transportasi massal,” jelasnya.

Inovasi-inovasi baru tersebut, terangnya, harus berbasis rel, angkutan kapal juga perlu. Dia menjelaskan ART merupakan moda yang memang baru di Indonesia, bentuknya seperti kereta cepat tetapi dapat digunakan di jalan raya dan berbasis rel.

“Saya pikir ini suatu studi, kita akan lihat apa utilisasi itu akan berikan suatu efektivitas bisa terjadi atau tidak, tapi kalau kereta listrik bisa dipastikan [ada],” jelasnya.

Baca Juga: Pelaku Penyerangan Wiranto Dikenal Jago IT

Baca Juga: Mendagri: Wiranto Sudah Bisa Bersalaman

Baca Juga: Detik-Detik Upaya Pembunuhan Wiranto di Banten

Baca Juga: Novel Baswedan: Anies Tak Miliki Perkara di KPK

Sumber: Bisnis.com
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Vanessa Angel Sakit, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan
apahabar.com

Nasional

Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Shalat Ghaib untuk Korban Teror Selandia Baru
apahabar.com

Nasional

Survei IPO: Dari 10 Menteri, Terawan dan Yasonna Paling Diharapkan Direshuffle
apahabar.com

Nasional

Dishub Bantul Petakan Jalur Wisata Libur Akhir Tahun
apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Kobra Ditemukan di Kloset Warga
apahabar.com

Nasional

Siapkan Dana, Obat Anti Corona Dijual Pekan Depan
Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Wafat Gus Sholah

Nasional

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Wafat Gus Sholah
apahabar.com

Nasional

Jokowi: TNI Nomor Satu di Asean, Jangan Diremehkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com