Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang

- Apahabar.com Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:19 WIB

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang

Ilustrasi selingkuh. Foto: Istimewa

apahabar.com, MUARATEWEH – HO, seorang kepala desa di Barito Utara, Kalteng, membantah telah menyelingkuhi istri orang.

Kabar perselingkuhan HO dengan seorang perempuan berinisial AP beredar luas di jejaring dunia maya.

Sebuah media daring setempat memberitakan isu perselingkuhan ini tanpa ada konfirmasi daripada HO.

Dalam berita itu, isu perselingkuhan HO mencuat usai salinan pesan singkat whatsApp HO dengan AP beredar luas.

AK suami daripada AP menuduh HO kerap menyelingkuhi istrinya saat ia tengah bekerja.

Lantas, AK disebut meminta kasus ini diberitakan oleh media daring itu. Masih dalam berita itu, HO disebut tak bisa dihubungi untuk diminta konfirmasi.

Namun kepada apahabar.com, HO sendiri merasa keberatan. “Tudingan tersebut berbau fitnah,” ujar sang kades yang meminta namanya disamarkan, Rabu (23/10).

HO merasa kehormatannya sebagai aparat desa dijatuhkan. Maka ia bakal menempuh upaya hukum.

“Pemberitaan di media online itu disebar oleh puluhan warga di media sosial,” cetusnya,

“Saya pastikan fitnah terhadap diri saya itu tidak benar dan saya beserta seluruh keluarga sangat keberatan,” tegas HO.

HO yang merupakan kades di kawasan hulu Sungai Teweh itu baru mengetahui kabar saat turun ke Muara Teweh.

“Saya tahu setelah turun dari desa ke Muara Teweh dan mendapat kiriman pemberitaan di sebuah media online,” aku HO.

HO mengaku saat itu tengah dalam suasana berduka. Karena ada keluarga yang meninggal dunia.

Dia menegaskan pernyataan dan pemberitaan yang disebar tidak berdasarkan fakta dan bukti.

“Saya melihat screenshot obrolan di WhatsApp, tidak ada chat mesum atau berbau asusila,” tandasnya. “Tidak ada indikasi asusila dan unsur perselingkuhan. Karena tuduhan itu tanpa alat bukti maka dapat dikatakan fitnah,” tambah HO.

Kades pun menyiapkan upaya hukum dengan melaporkan kasus ini ke polisi, esok. HO meminta pihak-pihak yang memfitnahnya diproses sesuai pelanggaran Pasal 27 dan 28 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 311 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Reporter: Ahc17
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Update Kebakaran di Pasar Pujon Kapuas, Tiga Warga Jadi Korban
apahabar.com

Kalteng

Ditabrak Truk, Pingki Tewas Seketika
apahabar.com

Kalteng

Alat PCR RS Palangka Raya Resmi Berfungsi, Intip Kapasitasnya
apahabar.com

Kalteng

Esok, Gugus Tugas Palangka Raya Gelar Rapid Test Massal di Pasar Besar
Sugianto Sabran

Kalteng

Segera Lapor, Warga yang Pernah Kontak Erat dengan Sugianto Sabran
apahabar.com

Kalteng

Uji Kendaraan Bermotor, Dishub Kapuas Terapkan BLUe
apahabar.com

Kalteng

Resmi, Polres Palangka Raya Naik Tipe Jadi Polresta
apahabar.com

Kalteng

Habib Sebut Sohib Jilid 2 Bisa Lanjut di Pilkada Kalteng dengan Catatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com