Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala Alasan FM, Oknum ASN Banjarbaru Tuduh Polisi Provokator Demo Omnibus Law

Kalsel Berada di Posisi ke 6 Penyalahgunaan Narkoba se-Indonesia

- Apahabar.com Senin, 28 Oktober 2019 - 11:49 WIB

Kalsel Berada di Posisi ke 6 Penyalahgunaan Narkoba se-Indonesia

Kegiatan Pembukaan in house training kualifikasi pemadam 1 dan sosialisasi bahaya narkoba serta kesiapan menghadapi pilkada tahun 2020. Bagi aparatur satpol pp kabupaten/kota se Kalsel, Senin (28/10) pagi. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Narkoba di Kalimantan Selatan (Kalsel) makin hari makin mengkhawatirkan. Penyalahgunaan Narkoba di Kalsel masih berada di posisi 6 se-Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Asisten I bidang Pemerintahan Pemprov Kalsel Siswansyah yang mengatakan, Kalsel menduduki peringkat 6 se-Indonesia dan ini merupakan ancaman yang serius.

“Menurut data yang kami himpun, Kalsel peringkat keenam peredaran narkoba se-Indonesia,” ujarnya saat menghadiri kegiatan pembukaan in house training kualifikasi pemadam 1 dan sosialisasi bahaya narkoba serta kesiapan menghadapi Pilkada tahun 2020 di Novotel Banjarbaru, Senin (28/10) pagi.

“Narkoba ini menjadi ancaman yang serius baik dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan negara, ini sudah darurat khususnya banua,” sambungnya

Oleh karena itu, ia mengharapkan pihak satuan polisi pamong praja beserta Damkar turut bersinergi membatu penegak hukum dalam memberantas narkoba.

“Makanya Satpol PP saya harap sering-sering-lah melakukan patroli maupun pengintaian membantu kepolisian dalam menangani narkoba ini, kita semua harus menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.

apahabar.com

Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Kalsel, Siswansyah saat ditemui seusai membuka kegiatan Pembukaan in house training kualifikasi pemadam 1 dan sosialisasi bahaya narkoba serta kesiapan menghadapi pilkada tahun 2020. Bagi aparatur satpol pp kabupaten/kota se Kalsel, Senin (28/10) pagi.Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Lebih lanjut ia menuturkan, hal yang membuat miris dari narkoba di Kalsel saat ini adalah dengan merembet ke pedesaan dan anak-anak menjadi targetnya.

“Apalagi masalah narkoba bukan hanya banyak ditemukam di perkotaan saja. Tetapi juga pedesaan, bahkan sampai ke anak-anak,” jelasnya.

Maka dari itu, lanjutnya, sosialisasi terus digalakkan, khususnya oleh bidang narkoba dan tenaga ahlinya.

“Karena itu, kita semua harus tingkatkan pencegahan peredaran narkoba, persempit ruang geraknya hingga mereka tidak mampu bergerak lagi,” tutupnya.

Perlu diketahui penyalahgunaan dan pecandu narkoba Kalsel menduduki peringkat ke 6 se-Indonesia, sejak 2018 lalu, hal ini berdasarkan data dari BNN pusat dan survei UI 2018.

Baca Juga: Dalam 2 Hari, Polres Banjarbaru Ungkap 5 Kasus Narkoba

Baca Juga: Serius Berantas Narkoba, Pegawai Permasyarakatan Dites Urine

Baca Juga: Ditresnarkoba Beraksi, Dua Pengedar Sabu Kalsel Ditangkap

Baca Juga: Kuartal II-2019, Polda Kalsel Jaring Ratusan Budak Narkoba

Baca Juga: Momen Haornas 2019, BNN Kalsel Gaungkan Perangi Narkoba

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

TNI AL Kotabaru Meriahkan Hari Armada 2019 dengan Berbagai Kegiatan

Kalsel

FOTO: Sah, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor

Kalsel

VIDEO: Musisi Banjarmasin Galang Dana untuk Penderita Tumor
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka, Plt Kasat Pol PP dan Damkar Banjarmasin Wafat
apahabar.com

Kalsel

Penggunaan Anggaran Polresta Banjarmasin 2020 Diminta Selaras Program Kapolri
apahabar.com

Kalsel

‘Kalah Sebelum Berperang’, Zulfa Pilih DPR Ketimbang Pilkada Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Kementerian Lingkungan Hidup Gandeng ULM Hadapi Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Alokasikan Anggaran Milyaran Rupiah Untuk Bantuan Beras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com