Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising Positif Corona, Belasan Karyawan RSUD Banjarmasin Terpaksa Diistirahatkan Asyik Cari Korban Tenggelam di Barito Hulu, 5 Relawan Kesurupan! Direstui Gerindra, Eks Wamenkumham Pastikan Tiket ke Pilgub Kalsel




Home Kalsel

Senin, 7 Oktober 2019 - 13:28 WIB

Karhutla Marak ‘di Desa’, PMD Kalsel Agendakan Rakor untuk Penanganan

Uploader - Apahabar.com

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Kalsel, Zulkifli saat ditemui di Kantor PMD Kalsel, Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Kalsel, Zulkifli saat ditemui di Kantor PMD Kalsel, Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Maraknya Karhutla yang menghanguskan ribuan hektar lahan di Kalsel, mewajibkan setiap daerah termasuk desa untuk siap siaga menghadapi Karhutla.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Kalsel, Zulkifli mengatakan pihaknya akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan mengundang seluruh PMD guna membahas Karhutla.

“14 Oktober ini kami ada rapat koordinasi, dan yang salah satunya dibahas tentang Karhutla, agar kepala desa nanti berjenjang dengan pemerintah kabupaten/kota membuat peraturannya,” ujarnya kepada apahabar.com saat ditemui di kantor PMD Kalsel, Banjarbaru, Senin (7/10/2019) siang.

Menurutnya setiap pemerintah daerah diwajibkan membuat semacam peraturan gubernur tentang kewenangan desa.

“Di dalam kewenangan desa itu bebas para kepala desa mencantumkan apa saja kewenangan desa yang dituangkan kedalam peraturan bupati termasuk Karhutla,” sambungnya.

Lalu, sambungnya, kalau kebakaran lahan dan hutan itu memiliki suatu yang krusial atau penting untuk dimasukkan ke dalam kewenangan desa, maka pemerintah daerah khususnya bupati bisa memasukkan daripada kewenangan desa.

Baca juga :  Kecelakaan Maut di Loksado: Motor Terbakar, 2 Nyawa Melayang

“Kalau sudah dituangkan kedalam peraturan bupati Karhutla bagian dari kewenangan desa maka kepala desa bisa mengambil anggaran, tentu dengan perencanaan sebelumnya untuk penanggulangan Karhutla, anggaran dari dana desa,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan tidak semua desa di Kalsel mengalami Karhutla. Oleh karena itu, ia berharap bupati se-Kalimantan Selatan dapat mengidentifikasi desa mana yang sering terjadi Karhutla dan membuat kewenangan Karhutla untuk desa tersebut.

“Setelah ada kewenangan desa, ada dasar hukum untuk mengambil anggaran di APBDes untuk anggaran penanggulangan Karhutla itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sampai saat ini hanya Kabupaten Tanah Laut yang desanya belum membuat peraturan tersebut.

“Tanah laut saja yang belum, semuanya sudah membuat peraturan bupati. Yang mana, ini amanah dari kementerian dalam negeri, maka setiap pekerjaan desa itu selalu mengacu pada peraturan bupati,” paparnya.

Baca juga :  Lelah Tunggu Hasil PCR, Batola Segera Beli Peralatan Sendiri

“Kita berharap para bupati dapat memberikan payung hukum agar dapat disisihkan dana desa itu untuk menanggulangi Karhutla,” harapnya.

Untuk diketahui, menurut data BPBD Kalsel, hingga (6/10/2019) Tanah Laut menjadi kabupaten yang mengalami kebakaran lahan terluas yaitu 1068,2 hektar.

Baca Juga: Hujan Mulai Turun, BPBD: Jangan Lengah, Karhutla Masih Mengancam

Baca Juga: Hujan Turun, Karhutla Masih Bayangi Kalsel

Baca Juga: Waspada Potensi Karhutla di Kalsel Hari Ini

Baca Juga: Silaturahmi ke Tungkaran, Kapolsek Puji Kesigapan Kades Bantu Padamkan Karhutla

Baca Juga: Tak Hanya Karhutla, KPH Balangan Fokus Kriminalitas Sektor Kehutanan

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rizky Febian Bakal Hibur Warga Banjarmasin Malam Ini
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Jalan Sulawesi, 1 Penghuni Rumah Luka Bakar Serius
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Horor di Lingkar Utara, Pria Misterius Tewas dengan Kepala Pecah
apahabar.com

Kalsel

Beda Persepsi Warga dan Dishub Banjarmasin Soal Tutupnya Jalan Adhyaksa
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 Bertambah, Pintu Masuk Banjarmasin Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Menilik Kampung Tangguh Desa Bangkal Banjarbaru Usai Diresmikan
apahabar.com

Kalsel

Legislator Kalsel Dorong Pembangunan RS Khusus Penyakit Menular
apahabar.com

Kalsel

Barabai Timur Dapat Penyuluhan Kesehatan dari BPJS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com