Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Kasus Pencabulan di Limpasu, Santriwati Pinta Hukuman Seberat-beratnya

- Apahabar.com Kamis, 3 Oktober 2019 - 18:49 WIB

Kasus Pencabulan di Limpasu, Santriwati Pinta Hukuman Seberat-beratnya

Para santri sekaligus rekan korban dan keluarga korban pencabulan AJM, oknum pengasuh Ponpes di Limpasu HST membentangkan poster juga spanduk di PN Barabai, Kamis pagi. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI РMemasuki sidang keempat kasus tindak pencabulan oleh terdakwa, AJM (61), pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren di Kecamatan Limpasu, Hulu Sungai Tengah (HST), diwarnai aksi damai dari puluhan santriwati, Kamis (03/10).

Aksi damai itu tidak hanya dari para santri, keluarga korban tindak asusila pun ikut berorasi di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Barabai Kelas II. Aksi damai itu dikawal ketat puluhan anggota Polres HST.

Dengan membawa spanduk bertuliskan berbagai macam tuntutan, mereka memasuki halaman Kantor PN sekitar pukul 10.00 dan melakukan orasi.

Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, mereka menuntut terdakwa AJM agar diadili seadil-adilnya. Sedikitnya 6 tuntutan mereka terhadap Pengadilan Negeri Barabai itu.

Salah satu keluarga korban yang ikut aksi itu, Eka Yuliadi, dalam orasinya mengatakan aksi itu dilakukan untuk mengawal proses persidangan. Mereka juga menuntut hukuman seberat-beratnya untuk terdakwa

“Kita tidak ada intimidasi ke dalam (pihak PN). Kita hanya memastikan jalannya persidangn ini sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Jadi kami harapkan kepada jaksa dan hakim agar memproses persidangan ini, melakukan tuntutan seadil-adilnya, seberat-beratnya jangan sampai predator anak berkeliaran di HST dan menimbulkan korban-korban lainnya,” kata Eka yang didampingi salah satu orang tua korban tindak asusila, Uwah.

Kurang dari satu jam para santriwati meninggalkan kantor pengadilan usai salah satu keluarga korban berdialog dengan Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo dan Ketua PN, Eka Ratnawidiastuti.

Dalam dialog itu, Ketua PN berjanji akan memproses kasus itu sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo mengatakan, para santri serta keluarga korban berharap agar terdakwa dijatuhi hukuman yang membuat efek jera terdakwa agar tak ada lagi terulang kejadian itu.

“Yang kita tau ya, HST dengan daerah agamis, beragama. Ini merupakan kecolongan bagi kita. Berarti kita kurang dalam melakukan pendekatan terhadap tokoh agama yang lain agar selalu mengingatkan,” kata Kapolres usai aksi yang berjalan kurang dari satu jam itu.

Ke depannya, Kapolres berharap tidak ada lagi kejadian seperti itu. Sebab kejadian itu sangat disesalkan oleh semua kalangan guru agama, habaib dan pemerintah.

“Ini merupakan aib bagi daerah kita kalau terulang kembali. Harapannya dihukum yang setimpal,” tandas Kapolres.

apahabar.com

Aksi para santri dan rekan korban ramai tuntut hukuman setimpal untuk pelaku pencabulan Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

Baca Juga: Jalan Panjang Trauma Healing Korban Pencabulan Ponpes Limpasu HST

Baca Juga: Terdakwa Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Sempat Dikeluarkan dari Ruang Sidang

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Orang Notaris di Kalsel Ikuti Sosialisasi OSS dan SABU  
apahabar.com

Kalsel

Ruang Spa Terbakar, Kolam Nyaris Kering Kerontang
apahabar.com

Kalsel

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan
apahabar.com

Kalsel

Diksi New Normal Salah, Pakar ULM Beri Penjelasan
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Penemuan Jasad Penghuni Hotel Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bertambah 52 Orang, Kasus Covid-19 di Kalsel 10.289
apahabar.com

Kalsel

Laporkan Jika Ada Penimbunan, Kapolres Batola: Kita Tindak Tegas!
apahabar.com

Kalsel

Belasan Narapidana Lapas Banjarbaru Hirup Udara Bebas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com