Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19 Disergap Timsus di Kotabaru, Simak Sepak Terjang Buronan Korupsi Kejagung RI Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020

Kesatuan Pengelola Hutan Kembali Identifikasi Potensi RPH di Bumi Sanggam

- Apahabar.com Rabu, 9 Oktober 2019 - 15:10 WIB

Kesatuan Pengelola Hutan Kembali Identifikasi Potensi RPH di Bumi Sanggam

Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Balangan melalui Seksi Pemanfaatan Hutan saat melakukan identifikasi potensi Resor Pengelolaan Hutan, beberapa hari lalu. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Balangan melalui Seksi Pemanfaatan Hutan kembali melakukan identifikasi potensi Resor Pengelolaan Hutan (RPH), beberapa hari lalu.

Identifikasi bertujuan menyediakan data dan informasi terkait potensi hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu, dan jasa lingkungan. Khususnya, yang terdapat di wilayah RPH. Hal itu dilakukan sebagai bagian upaya menuju KPH Mandiri.

“Kegiatan yang dihelat sejak pertengahan September ini direncanakan akan rampung pada pertengahan Oktober 2019,” ucap Seorang Penyuluh Kehutanan, Karnadi, kepada apahabar.com, Rabu (9/10) siang.

Kegiatan itu dilaksanakan di wilayah RPH Tebing Tinggi dan RPH Halong. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi 2 tim, yakni Kasi Pemanfaatan, KRPH Halong, KRPH Tebing Tinggi dan Penyuluh Kehutanan, serta staf seksi Pemanfaatan Hutan.

Menurutnya, teknis pelaksanaan dilakukan pada 6 jenis tutupan lahan. Di antaranya hutan primer, hutan sekunder, belukar, pertanian lahan kering, pertanian lahan kering campuran, dan perkebunan.

Ia mengungkapkan, luas plot sampling yang digunakan, 20×50 meter. Dengan jarak antar plot sekira 3 kilometer. Plot ukur itu sendiri diambil sebaran jenis pohon yang memiliki diameter minimal 20 sentimeter, serta tinggi total dan tinggi bebas cabang dari pohon tersebut.

“Sehingga bisa diketahui volume dari tegakan. Selain itu, dimasukkan juga potensi HHBK, apabila ada terdapat di dalamnya,” tandasnya.

Baca Juga: Melalui Bimtek, Dishut Kalsel Pasang Badan Dukung Pengembangan Serai Wangi

Baca Juga: KPH Tabalong Siap Uji Kandungan Minyak Sereh Wangi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Haruyan Dayak di HST Akan Ditanami Kayu Manis hingga Jahe
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dukung Revolusi Hijau, Belasan Kades di Kawasan Tahura Tandatangani MoU
apahabar.com

Dishut Kalsel

Inspeksi ke MH2T, Kadishut Soroti Tumbuh Kembang Tanaman
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tambah Pengetahuan Pengamanan Hutan, Dishut Kalsel Gelar Bimtek
apahabar.com

Dishut Kalsel

Saka Wanabakti Tabalong Peroleh Materi Tumbuhan Hutan Berkhasiat Obat
apahabar.com

Dishut Kalsel

Antisipasi Karhutla, Dinas Kehutanan Dampingi Pansus DPRD Kalsel Kunjungi KLHK
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kunjungi Objek Wisata Gunung Birah Tanah Laut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menteri LHK Apresiasi dan Siap Adopsi Revolusi Hijau Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com