IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Ketika Dosen Muda ULM Jadi Pembicara Pada Forum ASEAN

- Apahabar.com     Selasa, 8 Oktober 2019 - 18:27 WITA

Ketika Dosen Muda ULM Jadi Pembicara Pada Forum ASEAN

Dosen muda ULM Banjarmasin, Amalia Rezeki jadi pembicara pada forum ASEAN di Kamboja, 7-8 Oktober 2019. Foto- istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dosen muda Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Amalia Rezeki dapat kesempatan jadi pembicara di forum ASEAN.

Momentum Seminar on Environment for Future Generations di Sofitel Angkor Phokeethra Golf & Spa Resort Vithei Charles De Gaulle, Khum Svay Dang Kum, Siem Reap, Cambodia, 7-8 Oktober 2019 tersebut, jadi pengalaman pertamanya.

Rasa bangga campur bahagia dirasakannya. Sebab, berkesempatan memaparkan suatu gagasan yang dibangun bersama rekan-rekan di Sahabat Bekantan Indonesia (SBI).

SBI sendiri merupakan wadah kepedulian terhadap primata dilindungi, yaitu Bekantan, yang jadi ikon kebanggaan Banua.

“Alhamdulillah saya berkesempatan berbicara di hadapan para delegasi negara-negara tetangga di ASEAN dengan mengusung tema Environment for Future Generations,” kata dosen Pendidikan Biologi ULM Banjarmasin ini saat dihubungi di Siem Reap, Cambodia, Selasa (8/10).

Antusias peserta seminar yang berasal dari negara-negara ASEAN sangat tinggi. Disamping itu, mereka sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Amel bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI ).

Terutama dalam mengelola lingkungan melalui pelestarian Bekantan dan hutan mangrove Rambai, yang melibatkan masyarakat lokal di sekitar kawasan habitat hewan tersebut di Kalsel.

“Saya sangat terharu dan mengapresiasi mereka yang hadir di seminar tersebut. Karena mereka datang dari berbagai negara anggota ASEAN yang pada umumnya generasi muda yang peduli lingkungan,” ungkap Amel.

Amel sendiri merupakan peraih penghargaan nasional wanita inspiratif dibidang lingkungan She Can Award 2015.

Ia berharap dapat menjadi inspirasi bersama bagi generasi muda di Indonesia. Khususnya masyarakat Kalsel, untuk saling meningkatkan kepedulian menjaga lingkungan dan alam.

Kehadiran Amel di forum ASEAN ini atas undangan panitia ASEAN Environment Day 2019. Selain sebagai pembicara, juga sekaligus penerima penghargaan ASEAN Youth Eco-Champions Award 2019.

Penghargaan itu yang pertama kali diadakan oleh ASEAN. Diserahkan pada Selasa malam.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang sudah membantu keberangkatan. Saya ke Kamboja sendiri didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan HIdup dan Kehutanan-RI, serta Universitas Lambung Mangkurat,” tutupnya.

Baca Juga: Menggenjot Anjungan Kalsel di TMMI Jadi Pusat Promosi Wisata Banua

Baca Juga: Pemprov Kalsel Siap Buka Pendaftaran CPNS 2019

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Jenis Durian HST Sabet Juara Festival di Kiram Park

Kalsel

Pulang Berdinas, Perwira Polres Banjarbaru Tabrak Truk Parkir hingga Tewas
apahabar.com

Kalsel

Waspada Kebakaran, Ratusan Titik Panas Masih Menghantui Kalsel!
apahabar.com

Kalsel

Polsek Limpasu Gencarkan Upaya Pencegahan Karhutla di HST
apahabar.com

Kalsel

Korban Kebakaran Pekapuran Harapkan Uluran Tangan Pemerintah dan Dermawan
apahabar.com

Kalsel

Letkol Inf Nopid Arif Jabat Kodim 1007/Banjarmasin

Kalsel

Sasar Retail Modern di Banjarmasin, Petugas Temukan Produk Makanan Bermasalah
Cara Warga Haliau HST Ungkapkan Syukur Saat Musim Buah

Kalsel

Cara Warga Haliau HST Ungkapkan Syukur Saat Musim Buah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com