Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Kotabaru Masih Krisis Air Bersih

- Apahabar.com Minggu, 13 Oktober 2019 - 13:16 WIB

Kotabaru Masih Krisis Air Bersih

Kondisi waduk yang kering di Kotabaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Hujan sudah beberapa kali mengguyur Kabupaten Kotabaru. Meski begitu, musim kemarau belum benar-benar berlalu. Sampai hari ini, masyarakat Pulau Laut masih kesulitan mendapatkan air bersih.

Ipul, warga Jalan Nusa Indah, Desa Semayap, mengaku sudah banyak mengeluarkan uang hanya untuk membeli air bersih selama musim kemarau.

Oleh pedagang air keliling, satu tandon air berisi 1200 liter dijual Rp 60 sampai Rp 70 ribu. Bagi warga menengah ke atas barangkali tak jadi soal. Namun, bagi Ipul yang sehari-hari bekerja serabutan, mengeluarkan uang sebesar itu tiap tiga hari tentu bukan hal yang mudah.

“Ya mau gimana lagi. Tiap tiga hari sekali air harus beli. Kalau tidak beli, ya, tidak mandi,” katanya kepada apahabar.com, Minggu (13/10).

Selain Ipul, masih banyak warga Kotabaru yang bernasib serupa. Budi misalnya. Ia juga mengaku musim kemarau tak hanya berat mencari air, tapi juga makin berat untuk mencari uang.

“Saya juga harus beli air setiap tiga hari,” kata Budi.

Humas PDAM Kotabaru, Syarwani, membenarkan kondisi itu. Ia mengatakan distribusi air bersih kepada masyarakat terpaksa harus dilakukan menggunakan armada milik PDAM.

“Karena waduk kondisinya masih jauh di bawah titik nol, maka jalan satu-satunya suplai air dilakukan dengan truk tangki kami, meski armadanya tidak seimbang dengan permintaan,” ujarnya, kepada apahabar.com, Minggu (13/10).

Hujan yang mengguyur Kotabaru beberapa waktu lalu pun tidak menolong. Waduk Gunung Ulin masih saja lumpuh. Ia menilai
kondisi seperti itu belum bisa teratasi sebelum musim berganti, dan hujan dengan intensitas lebat datang, sehingga airnya mampu mengisi waduk di Kotabaru.

“Memang sudah beberapa kali hujan di minggu-minggu lalu. Tapi, hujannya masih sama sekali tidak mampu mengisi waduk kita,” tandasnya.

Baca Juga: Sulap Kontainer Jadi Perpustakaan untuk Taman Kamboja  

Baca Juga: Alasan Keselamatan Pengendara, Tiga Jembatan di Banjarmasin Diperkokoh

Reporter: Ahc20
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Catat Janji Denny Indrayana untuk Masyarakat Adat
apahabar.com

Kalsel

Persiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ditlantas Polda Kalsel Survei Jalur Darat
apahabar.com

Kalsel

Haris Makkie Ajak Kaum Milenial Menyukai Olahraga

Kalsel

Belasan Pot Milik Pemkab Tapin Hancur, Pelakunya ‘Kebal’ Hukum
Bupati

Kalsel

Bupati Tanbu Keluarkan Surat Edaran Larangan Perayaan Nataru
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan, Massa Aksi Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Tetap Bertahan
Geger

Kalsel

Geger, Penemuan Jasad Nenek di Jalan A Yani Astambul
Ops Lilin Intan

Kalsel

Ops Lilin Intan 2020 di HST Tak Ada Razia Ranmor?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com