Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Kumpulkan Ormas Islam, Sudian Noor Soroti Potensi Perpecahan Bangsa

- Apahabar.com Senin, 7 Oktober 2019 - 10:17 WIB

Kumpulkan Ormas Islam, Sudian Noor Soroti Potensi Perpecahan Bangsa

Kegiatan Muzakarah Ulama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu digelar di Masjid Agung Al Falah, Kecamatan Simpang Empat, Senin (07/10). Foto-apahabar.com/Puja Mandela

apahabar.com, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, menyoroti potensi perpecahan bangsa yang makin hari dinilai makin mengkhawatirkan. Apalagi jika melihat konflik berdarah seperti yang terjadi di Wamena, Papua.

“Jangan sampai hal seperti itu terjadi di sini,” kata politisi PAN dalam kegiatan Muzakarah Ulama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu di Masjid Agung Al Falah, Kecamatan Simpang Empat, Senin (07/10).

Karenanya, Sudian Noor meminta ormas Islam dan pimpinan pondok pesantren untuk membantu pemerintah daerah menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat di Bumi Bersujud.

Ia menilai aksi radikalisme dan hal lainnya yang dapat memicu perpecahan harus dicegah sedini mungkin. “Harus ada tindakan antisipatif,” katanya.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Sugianto Marweki, berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jika suatu wilayah aman, masyarakatnya juga akan merasa nyaman saat bekerja atau beraktifitas.

“Betul kata Pak Bupati itu. Kita harus sama-sama menjaga daerah kita,” katanya.

Ketua MUI Tanah Bumbu, KH. Fadli Muis, menyebut muzakarah tersebut sebelumnya sudah beberapa kali dilaksanakan, di antaranya digelar di Masjid Agung Nurussalam Gunung Tinggi dan di Cappa Padang Batulicin.

“Di antaranya sudah melahirkan kesepakatan seperti mengubah istilah Mappanretasi yang berarti memberi makan laut menjadi Mappanre Ri Tasie yang artinya makan-makan di laut,” katanya.

Muzakarah tersebut dihadiri sejumlah perwakilan Ormas Islam seperti Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, MUI kecamatan dan kabupaten, perwakilan SKPD, TNI, dan Polri.

Baca Juga: Wamena Berangsur Kondusif, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Baca Juga: Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan Wamena

Baca Juga: 15 Ribu Orang Tinggalkan Wamena Pasca-Kerusuhan

Baca Juga: Lambat Dijemput, Warga Sukabumi di Wamena Viralkan Video Minta Bantuan

Reporter : Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bolos Pasca Lebaran, ASN Terancam Sanksi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Muzakarah Ulama Tanbu, Bahas Eksistensi Ahlussunnah Wal Jamaah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sisihkan Rezeki, Rudini Berbagi Sembako ke Ketua RT dan Aparatur Desa
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Terima Penghargaan Antara, Sektor Pariwisata Terus Digenjot
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Isolasi Mandiri, Warga Karang Rejo Tanbu Diguyur Sembako Gratis
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Masuk Daerah Rawan Karhutla, Ini Pesan Rooswandi Salem
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Komplek PPS di Tanbu Laksanakan Karantina Mandiri
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tak Gelar Open House, Pemkab Tanbu Sampaikan Permohonan Maaf Melalui Medsos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com