Merasa Dipermainkan, Puluhan Penyapu Jalan di Banjarmasin Kembali Geruduk Balai Kota  Adaro-PAMA Cerai, Bupati Tabalong Turun Tangan Listrik di Kalsel-Teng Mendadak Padam, PLN Beber Biang Keroknya Sabar Ya! Pemulihan Listrik Kalsel-Teng Imbas Pemadaman Dilakukan Bertahap IWD 2021: Mahasiswi Kalsel Jadi Objek Kekerasan Seksual Berbasis Siber

Larang Padamkan Api, Petani Ini Diciduk Polisi

- Apahabar.com Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:27 WIB

Larang Padamkan Api, Petani Ini Diciduk Polisi

Ahmad Baidowi saat diamankan petugas. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Berawal dari melarang petugas memadamkan api, pria yang diketahui bernama Ahmad Baidowi diciduk Polisi.

Hal ini diterangkan oleh Kasubbaghumas Polres Banjarbaru, AKP Siti Rohayati yang membenarkan perihal penangkapan seorang pria diduga pelaku Karhutla.

“Benar mengenai itu, dan sudah diamankan saudara Ahmad Baidowi alias Dwi Bin Imamuddin (Alm) yang diduga pelaku pembakaran,” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (17/10) siang.

Sebelumnya dilaporkan terjadi kebakaran pada Selasa (15/10) sekitar jam 18.30 Wita di Jalan Trans Gunung Kupang, RT. 036, RW. 010, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

“Kebakaran lahan dengan ukuran 17×17 M² yang diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang diketahui bernama Ahmad Baidowi,” lanjutnya.

Di mana saat Satgas pemadaman ingin melakukan tugasnya namun dihalang-halangi oleh Ahmad.

“Karena melarang memadamkan api, dibawalah si Ahmad ini ke Polres Banjarbaru,” terangnya.

Saat diinterogasi, Ahmad menerangkan membakar lahan dengan maksud ingin membersihkan lahan untuk dipergunakan sebagai lahan bercocok tanam.

“Dengan menggunakan alat bantu berupa mancis dengan cara menumpuk dedaunan kering ke dalam lobang yang telah disediakan kemudian membakar daun tersebut,” jelasnya.

Lahan tersebut diketahui milik H. Udin yang disewakan kepada Ahmad.

“Lahan tersebut disewa oleh Ahmad kepada pemilik lahan yang bernama H. Udin, akibat kejadian tersebut kemudian Ahmad diamankan di Polres Banjarbaru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah mengatakan sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap Ahmad.

“Masih dilakukan interogasi guna proses lebih lanjut karena kasus kebakaran hutan dan lahan membutuhkan bukti dan saksi-saksi yang kuat,” tegasnya.

Baca Juga: Karhutla Terkendala Alat, Pemko Banjarbaru Uji Coba Alat Baru

Baca Juga: ACT dan PANDI Sapa 6 Desa Terdampak Karhutla Kalsel

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sekumpul Banjir, ‘Buruknya’ Drainase Menjadi Masalah
banjir

Kalsel

Batal ke HST, Jokowi Titipkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor
apahabar.com

Kalsel

Keruhnya Air Terjun Mandin Damar Diduga karena Tambang Emas Ilegal
apahabar.com

Kalsel

Warning Petugas, Wabup Tala: Jangan Mainkan Dana Bansos
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarbaru: Penggunaan Anggaran Pada 2020 Hanya Untuk Kegiatan yang Diprioritaskan

Kalsel

Tolak Omnibus Law di Banjarmasin, Massa Aksi Terus Berdatangan
apahabar.com

Kalsel

Tenang, DLH Banjarmasin Jamin Kebersihan Saat Salat ID Esok
Makodim

Kalsel

Pangdam VI Mayjen Heri Wiranto Tanam Sawo di Halaman Makodim 1022/Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com