Rumah Sakit TPT Banjarmasin Dihebohkan Si Jago Merah, Pasien Dilanda Kepanikan Waspada, Jaringan Narkotika Incar Pasar di IKN Nusantara & Daerah Penyangga 9 Bulan PDPB, KPUD Tabalong Temukan Ribuan Pemilih Ganda Guru Bakhiet Doakan Prabowo Presiden 2024, Gerindra Tangkis Tudingan Warganet Di Tengah Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Mapala Uniska Heboh, Paman Birin Ikut Panjat Tebing

- Apahabar.com     Minggu, 13 Oktober 2019 - 13:47 WITA

Mapala Uniska Heboh, Paman Birin Ikut Panjat Tebing

Paman Birin dalam aksi panjat tebing. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor sering kali memicu kehebohan. Terbaru yang dibikin kaget adalah Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Uniska Banjarmasin.

Saat sedang sibuk-sibuknya melakukan Pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) di Tebing Desa Tiwingan Lama, Aranio Banjar, Minggu (13/10), mendadak kepala daerah yang akrab disapa Paman Birin ini menampakkan diri.

Diketahui Paman Birin merupakan alumnus Uniska Banjarmasin. Pada saat jadi mahasiswa di tahun 90, Paman Birin kerap bersentuhan langsung dengan pada kegiatan alam bebas.

Berangkat dari sana, ia memberi motivasi kepada para peserta yang berjumlah 29 orang.

Menurutnya, kegiatan outdoor atau alam bebas akan membentuk mental dan fisik serta kekeluargaan. “Harus semangat dan bergerak, kalau tidak gak akan naik,” cetusnya di hadapan peserta.

Paman birin juga mengapresiasi seluruh kegiatan organisasi pecinta alam di Kalsel. Ia berharap eksistensi organisasi ini terus berkiprah dalam menjaga lingkungan.

Tak hanya memberikan semangat, ia juga Paman Birin ikut ambil bagian memanjat tebing Tiwingan setinggi 15 meter dengan cara prusiking.

“Ini tempat kita latihan dulu waktu mahasiswa, sama seperti kalian, tanya aja sama para senior,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Mapala Uniska Banjarmasin, Rama Yudha Putra mengapresiasi dengan kehadiran Gubernur Kalsel yang juga senior satu almamater di Uniska.

“Semoga Gubernur tetap satu visi menjaga kelestarian alam,” pungkas mahasiswa Teknik Informasi ini.

Diklatsar Mapala Uniska Banjarmasin sendiri digelar dari 10-13 Oktober di kawasan Pegunungan Meratus Tahura Kabupaten Banjar. Metode yang diterapkan dalam kegiatan tersebut adalah ‘Flying Camp’ dari Mandiangin, Awang Bangkal, Batu Kambing, dan Tiwingin.

Baca Juga: Kotabaru Masih Krisis Air Bersih

Baca Juga: Sulap Kontainer Jadi Perpustakaan untuk Taman Kamboja  

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diterpa Isu Pencabulan, Ketua KPU Banjarmasin Klarifikasi ke KPU Kalsel
dinkes banjarmasin

Kalsel

Pernah Divaksin, Begini Kondisi Terkini Kadinkes Banjarmasin Jalani Perawatan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel 12 Agustus: 6.889 Positif dan 4.261 Sembuh

Kalsel

Tim Info Banjarmasin-Subbag Polresta Lewati Lorong Jembatan Salurkan Bantuan ke Batola
apahabar.com

Kalsel

Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kalsel, Sederet Menteri Bakal Hadir
Demo Tapin

Kalsel

Demo Besar-besaran Sopir Truk di Tapin Berakhir Antiklimaks
apahabar.com

Kalsel

Pengunjung Balai Kota Banjarmasin Wajib Masuk Bilik Disinfektan
Yonif 623/BWU

Kalsel

Gandeng Developer, Yonif 623/BWU Sediakan Rumah untuk Prajurit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com