Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Masyarakat Meratus di HST Belajar Menulis dan Membaca

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Oktober 2019 - 15:33 WITA

Masyarakat Meratus di HST Belajar Menulis dan Membaca

Warga kaki Meratus Desa Hinas Kiri, BAT, HST antusias mengikuti pembelajaran tulis menulis di Balai Adat Hinas Kiri, Jumat (25/10) malam. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Masyarakat Pegunungan Meratus Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sangat antusias ketika diajar menulis dan membaca bahasa Indonesia yang baik dan benar, Jumat (25/11) malam.

Tak hanya anak kecil, orang tua juga ikut serta pada kegiatan masih dalam rangkaian bulan bahasa dan sastra Indonesia yang jatuh pada Oktober lalu.

Kegiatan tersebut digelar atas kerjasama pendamping Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Kemensos RI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HST.

Sementara pembelajaran bahasa Indonesia dibantu tujuh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana.

“Target kita minimal mereka mengenal huruf dan bisa menuliskan nama sendiri. Target besar kita tentu saja bisa menulis dan membaca,” kata Pendamping KAT Nasional di BAT yang dikirim Kemensos RI April 2019 lalu, M Indra Fironi, usai mendampingi proses belajar warga Meratus, Sabtu (26/10).

Setiap warga difasilitasi alat tulis dan kelengkapan belajar lainnya dari Disdikbud HST sebagai alat penunjang.

Sebenarnya kegiatan ini, kata Indra, sudah lama ingin diselenggarakan. Namun, karena beberapa hal kesibukan maka kegiatan itu tertunda.

“Di Oktober ini sesuai dengan momennya, jadi kita selenggarakan sekaligus mengenalkan bulan ini merupakan bulan bahasa dan sastra Indonesia,” terang Indra.

Sebagai pendamping sosial dan pemberdayaan KAT, Indra tentunya dibebani tugas-tugas strategis nasional yang berkaitan dengan sosial di masyarakat KAT.

“Kita semua berkomitmen dengan target kita, baik saya, mahasiswa dan Disdik HST untuk memberantas buta huruf di masyarakat terpencil ini,” pungkas Indra.

apahabar.com

Pendamping KAT Desa Hinas Kiri, Indra Fironi bersama mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin memberikan materi pembelajaran Bahasa Indonesia kepada warga Meratus. Foto-Istimewa

Baca Juga: Semarakkan HDKD 2019, Kanwil Kemenkumham Kalsel Gowes Bersama UPT

Baca Juga: Gubernur Kalsel Prihatin Kerusakan Ekosistem Akibat Karhutla

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Ahmad Zainal Muttqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Perayaan-Cap-Go-Meh-di-Suci-Nurani-Banjarmasinwa

Kalsel

Catatan Sejarah (2); Erat Kaitan dengan Sultan Banjar, Strategi Tionghoa Menetap di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Warung Makan Arema di Citra Land Terbakar
apahabar.com

Kalsel

64 Peserta SGI HST Diwisuda, Ini Harapan Sekda
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Tetapkan Anggota DPRD Terpilih 2019-2024, Simak Daftar Namanya
apahabar.com

Kalsel

Kadisdik Banjar di Mata Kolega: Anak Teknik yang Perjuangkan Pendidikan
apahabar.com

Kalsel

Musim Hujan, Kuranji Siaga Banjir dan Penyakit
apahabar.com

Kalsel

Berry NF Ditetapkan Jadi Cawabup, Tinggal Tunggu SK Mendagri
Begal Sadis

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Penangkapan Oknum DPRD Tala, Begal Sadis Gunung Kayangan, hingga Penetapan Calon Terkaya Pilkada
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com