Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya Cobain Bikin Video Berkualitas Film dengan Galaxy Note20 Series Maladministrasi, Pemkot Banjarmasin Diminta Setop Tertibkan Reklame Sepihak

Meski Sudah Bebas, Polri Tetap Pantau Napi Teroris

- Apahabar.com Jumat, 4 Oktober 2019 - 05:45 WIB

Meski Sudah Bebas, Polri Tetap Pantau Napi Teroris

Ilustrasi teroris. Foto - Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pihak Polri memastikan tetap memantau narapidana teroris atau narapidana yang terpapar paham radikal, meskipun yang bersangkutan sudah dinyatakan bebas.

“Karena paham radikal itu adalah keyakinan, dan yang bisa memisahkan dia dengan keyakinannya itu adalah kematian,” kata Kapolresta Surakarta, Polda Jawa Tengah, AKBP Andy Rifai, di Mapolres Surakarta, Kamis (03/10).

Oleh sebab itu, Andy mengatakan pihak kepolisian terus memantau kondisi narapidana ketika yang bersangkutan kembali ke tengah masyarakat.

“Sekembalinya dia setelah dari tahanan, tetap harus ada pendampingan terus menerus, baik dari anggota Polri, oleh tokoh agama, serta tokoh masyarakat,” kata Andy.

Melalui bimbingan dan pendampingan tersebut, diharapkan para mantan narapidana kasus teroris dapat hidup di tengah masyarakat tanpa kembali kepada paham radikal.

Kendati demikian, Andy mengatakan pendampingan dan pemantauan untuk para mantan narapidana kasus terorisme bukanlah hal yang mudah, mengingat label sebagai mantan napi teroris selalu menjadi kendala di tengah masyarakat.

“Karena begitu para mantan napi ini kembali ke tengah masyarakat, malah ada masyarakat yang justru menjauhi,” kata Andy.

Oleh sebab itu pihak kepolisian selalu berupaya supaya masyarakat di lingkungan tempat tinggal mantan napi teroris, supaya dapat menerima yang bersangkutan, mengingat dia telah menjalani hukumannya.

“Ini penting sekali, karena kuncinya itu memang dari lingkungan. Kalau dari lingkungan yang bersangkutan bisa merasa nyaman, tentu untuk kembali ke kelompok atau paham radikalisme bisa dieliminir,” kata Andy.

Baca Juga: Politisi Golkar Jadi Ketua MPR RI

Baca Juga: Anggota MPR Menangis Saat Minta Perhatikan Masalah Papua

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jubir: Kondisi Empat Pasien Positif Corona Terus Membaik
apahabar.com

Nasional

Haornas 2019: Tembus Kancah Internasional, Esport Kalsel Wajib Didukung
apahabar.com

Nasional

Fix, Draf Final Omnibus Law Bukan 905 Halaman
apahabar.com

Nasional

Partai Demokrat Tolak RUU Cipta Kerja, Ini Kata AHY
apahabar.com

Nasional

Tolak Beri Izin Demo Buruh di Jakarta, Ini Alasan Polisi
sakit kepala dan mual

Nasional

Sakit Kepala dan Mual, Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di RSCM
apahabar.com

Nasional

Dua Luka Tusuk Bersarang di Perut, Wiranto Sempat Sadar
apahabar.com

Nasional

Habibie, Si Jenius Pembuat Pesawat Itu Telah Pergi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com