ga('send', 'pageview');
Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker Terungkap, Dugaan Kebakaran di PAUD Aisyiyah Banjarmasin Karier Mengilap Kasat Reskrim Kotabaru: Tempur Melawan OPM Kerugian Banjir Pelaihari Sentuh Miliaran Rupiah!




Home Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 9 Oktober 2019 - 15:03 WIB

Minyak Curah Dilarang Pemerintah, Bagaimana Nasib Warga Miskin di Tanbu?

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi minyak goreng curah. Foto – radarbogor.id

Ilustrasi minyak goreng curah. Foto – radarbogor.id

apahabar.com, BATULICIN – Rencana pemerintah pusat melarang peredaran minyak curah dinilai akan berdampak serius bagi masyarakat miskin. Sebab, konsumen minyak goreng curah adalah warga berpenghasilan rendah.

“Kalau dilarang jelas berdampak besar. Kasihan masyarakat,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Tanah Bumbu, Deny Heriyanto, kepada apahabar.com, Rabu (09/10).

Deny mengatakan sejauh ini ia juga belum pernah mendengar ada keluhan kesehatan dari konsumen minyak goreng curah. Ia menilai faktor kesehatan tidak bisa dijadikan tolok ukur pelarangan peredaran minyak goreng curah tersebut.

“Sejak dahulu ‘kan sudah dikonsumsi orang tua kita. Dan itu tidak ada masalah. Saya tak pernah mendengar ada keluhan kesehatan dari masyarakat,” katanya.

Baca juga :  Layanan Perpustakaan Dibuka, Masyarakat Tanbu Bisa Akses Puluhan Ribu Buku

Di sejumlah pasar tradisional, minyak goreng curah dijual dari harga Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu per liter. Menurut Deny, harga itu memang jauh lebih murah dibandingkan minyak goreng kemasan.

Selama ini minyak goreng curah di Kabupaten Tanah Bumbu berasal dari luar daerah, kebanyakan dari Pulau Jawa. Sebagian lainnya dari distributor di Banjarmasin.

“Kalau dibandingkan minyak kemasan, konsumsi minyak goreng curah lebih besar,” jelasnya.

Kalau pun aturan dari pemerintah pusat tetap membuat aturan yang melarang peredaran minyak goreng curah, pihaknya akan meminta toleransi agar minyak goreng curah tetap bisa dijual di Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca juga :  Layanan Perpustakaan Dibuka, Masyarakat Tanbu Bisa Akses Puluhan Ribu Buku

“Kita yang tahu persis di lapangan. Kalau bisa ditunda dulu. Harus ada solusi. Misalnya, pakai minyak kemasan tapi harganya murah,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, bertekad menghilangkan peredaran minyak goreng curah dari pasaran. Pemerintah berencana mengalihkan minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan.

Baca Juga: Anggota DPR Minta Minyak Goreng Wajib Kemasan Tak Membebani Rakyat

Baca Juga: 2020, Mendag Bertekad Hilangkan Minyak Goreng Curah

Reporter: Puja Mandela
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

LSM Lintah Sambut Bantuan Gugus Tugas Tanbu untuk Relawan Posko RT
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Berapa Formasi PPPK di Tanbu? Ini Jawaban Sekda
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Luncurkan Aplikasi CMS Si-Manis
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Optimistis Tingkatkan Kesejahteraan Rumah Tangga Miskin
Bagikan APD, Cuncung: Ini Murni Panggilan Jiwa

Pemkab Tanah Bumbu

Bagikan APD, Cuncung: Ini Murni Panggilan Jiwa
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

358 Hektare Sawah di Tanah Bumbu Terendam Banjir
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Lebihi Muatan, Dua Truk Trailer Dicegat Dishub
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com