Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal Susul Tanbu, Giliran 3 Pasien Tapin Sembuh dari Covid-19 Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19 Pemuda Mandastana Genapi 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Batola Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar




Home Tokoh

Rabu, 16 Oktober 2019 - 06:00 WIB

Mundur dari PNS, Ini Penjelasan UAS

nazmudin - Apahabar.com

Ustaz Abdul Somad saat mengisi ceramah. Foto – eramuslim.com

Ustaz Abdul Somad saat mengisi ceramah. Foto – eramuslim.com

apahabar.com, JAKARTA – Ustaz Abdul Somad (UAS) mengonfirmasi kabar pengunduran dirinya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Riau.

Mubaligh asal Riau tersebut menuturkan alasan utamanya melepaskan status PNS, yakni kesibukan di luar kampus.

Dalam satu hari, tidak jarang dirinya harus memenuhi berbagai janji mengisi ceramah-ceramah sesuai jadwal. Padahal, seperti diketahui, seorang dosen PNS memiliki kewajiban harian yang tidak bisa ditunda-tunda atau diwakilkan kepada orang lain.

“Karena presensi di UIN (Sultan Syarif Kasim) wajib ada di kantor dari Senin hingga Jumat. Dari pukul 08.00 pagi hingga 04.00 sore. Saya khawatir, tidak dapat melaksanakan tugas. Maka dari itu, mengundurkan diri dari PNS,” ujar UAS saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (15/10) malam.

Baca juga :  Apoteker Dibebastugaskan, Mahasiswa Farmasi Se-Indonesia Nyatakan Sikap di Banjarmasin

Peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 itu mengakui padatnya agenda safari dakwah yang harus dihadirinya. Sebagai contoh, hingga 2021 mendatang, jadwal tausiyah UAS sudah penuh. Lokasi dakwah pun tersebar luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Namun, UAS enggan mengaitkan keputusannya tersebut dengan isu adanya tekanan-tekanan. Dia menuturkan, beberapa sahabatnya juga melakukan hal yang serupa, yakni menarik diri dari status PNS karena padatnya agenda dakwah di tengah masyarakat.

“Keluar dari PNS, sesuatu yang biasa. Ini juga dilakukan senior-senior saya, alumni al-Azhar. Seperti, Ustaz Gusrizal Gazahar. Beliau mundur dari PNS UIN Padang. Ustaz Fadil Rahmi, keluar dari Kemenag (Kementerian Agama) Aceh. Ustaz Irawan Taqwa keluar dari Kemenag Sumatra Selatan,” tutur dia.

Baca juga :  Tuan Guru H Husin Qaderi Al Banjari (3), Aktivis NU Kalsel yang Dipuji Banyak Ulama

Meskipun tak lagi berstatus pegawai negeri, UAS menegaskan, dirinya tetap terus berupaya menebar maslahat bagi bangsa dan negara, khususnya umat Islam. “Sebab, pengabdian pada umat dan negara tanpa batas,” simpul alumnus S-2 Darul Hadis Maroko itu.

Baca Juga: Mengenal Sang Penemu Kamera Obscura

Baca Juga: Mengenal Ibnu Yunus, Astronomi Legendaris Asal Mesir

Sumber: Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Muhammad Syarwani Abdan (3), Awal Mula Para Kiai Berguru dengan Beliau
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Abdul Qadir Hasan Al Banjari, Jasanya Besar Bagi Warga Banjar
apahabar.com

Tokoh

Datu Amin, Jadi Mufti di Saat Berkecamuknya Perang
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H M Sya’rani Arif Al Banjari (1), Khalifah Syekh Umar Hamdan
apahabar.com

Tokoh

Habib Ibrahim Al Habsyi Nagara (1), Kejadian Ganjil yang Menyingkap ‘Keilmuan’ Sang Ulama
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (3), Waktu Kecil Diasuh “Wali Majezub”
apahabar.com

Religi

Mengenang Abah Guru Sekumpul (19), Teladan Bagi Orang yang Kaya
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Husin Qaderi Al Banjari (3), Aktivis NU Kalsel yang Dipuji Banyak Ulama