BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Pemkot Banjarbaru Gelontorkan 4,7 Miliar untuk Pilkada 2020

- Apahabar.com Selasa, 8 Oktober 2019 - 09:12 WIB

Pemkot Banjarbaru Gelontorkan 4,7 Miliar untuk Pilkada 2020

Proses penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Wali Kota Banjarbaru dan Ketua KPU Banjarbaru di Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru. Foto-Ketua Bawaslu kota Banjarbaru, Dahtiar for apahabar.com.

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru gelontorkan 4,7 miliar untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru, Dahtiar menyatakan hal tersebut.

“Untuk anggaran, secara komulatif nilainya Rp4,7 miliar. Yang terbagi, untuk 2019 dianggarkan senilai Rp440 juta dan sisanya di tahun 2020),” ujarnya pada apahabar.com, Senin (07/10) malam.

Dan telah dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Penandatanganan NPHD juga sudah dilakukan bersama Wali Kota Banjarbaru dan Ketua KPU Banjarbaru serta turut disaksikan oleh pihak-pihak terkait. Penandatanganan tersebut, Rabu (2/10/2019) dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru,” ungkapnya.

Adapun untuk TPS yang akan disiapkan di 5 kecamatan dan 20 kelurahan nantinya berjumlah ratusan.

“Saat ini, estimasi KPU kota Banjarbaru jumlah TPS akan dirasionalisasi sekitar 500 hingga 550 TPS (saat pileg pilpres 2019 total 732 TPS),” katanya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, perkiraan antara November hingga Desember 2019 pihaknya akan melakukan persiapan sosialisasi pilkada 2020 dan persiapan rekrutmen Panwascam.

“Kita mengajukan dana yang cukup dan mencukupi saja,” kata dia.

Dahtiar menjelaskan, dana tersebut terbagi untuk honorarium dan sewa menyewa jajaran adhock.

“Dan anggaran pencegahan, pengawasan, penindakan serta penyelesaian sengketa,” tuturnya.

Menurutnya, pengeluaran yang paling besar digunakan untuk honorarium dan kebutuhan pengawas di tingkat adhock.

“Panwascam dan Pengawas Kelurahan serta PTPS, sekitar Rp1,7 Miliar,” pungkasnya.

Baca Juga: Sah, Dana Cadangan Pilkada Banjarbaru 2020 Rp 18,5 Miliar

Baca Juga: Lamar Partai Nasdem di Pilkada Banjarbaru 2020, Dokter Halim Siap Tanggung Resiko

Baca Juga: Menuju Pilkada Banjarbaru, Ovi Minta Restu Followers Instagram

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Piton Sepanjang 5 Meter, Gegerkan Warga Batarang Kusan Hilir
apahabar.com

Kalsel

Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2019, Syaripuddin Soroti Kompetensi Guru Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Berantas DBD, Usaha Dinkes HSS Belum Maksimal
apahabar.com

Kalsel

Pesan Gubernur Kalsel ke Warga Penajam: Jaga Selalu Kedamaian
apahabar.com

Kalsel

Si Jago Merah Hanguskan Musala dan Dua Rumah di Banjarmasin Utara, Polisi: Korsleting
apahabar.com

Kalsel

MTsN 3 Tapin Tuan Rumah Lomba Aksioma 2018
Trailer Banjar

Kalsel

Sudah Makan Korban, Trailer Tetap Bebas Lalu Lalang di Martapura
apahabar.com

Kalsel

R-APBD 2020, Pemkab Tabalong Buat Program Jaminan Kesehatan Semesta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com