Puluhan Personel Polda Kalsel Amankan Distribusi Vaksin ke Setiap Daerah Kadinkes Banjarmasin Covid-19, Sekretaris Gantikan Lurah Pemurus BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19 Akhirnya, 2BHD Beber Pelanggaran TSM Pilbup Kotabaru dalam Sidang MK Di Tengah Kondisi Banjir, Pemprov Kalsel Tak Tunda Vaksinasi Tahap 2

Perampokan Sadis, Modus Baru Kejahatan Jalanan di Gambut

- Apahabar.com Selasa, 29 Oktober 2019 - 10:14 WIB

Perampokan Sadis, Modus Baru Kejahatan Jalanan di Gambut

Kapolsek Gambut, Iptu Jenny Rahman, memimpin jumpa pers, Senin (29/10) pagi. Sejumlah hasil pendalaman, kasus perampokan di Gambut disampaikan polisi ke awak media. apahabar.com/Muhammad

apahabar.com, MARTAPURA – Pencurian dengan kekerasan atau jambret biasa terjadi di kota-kota maju, namun tidak di Kabupaten Banjar.

Dua hari lalu, publik digemparkan oleh penangkapan tiga kawanan perampok sadis buronan Polda Kalsel di Kalteng.

Ketiganya ditangkap di sejumlah lokasi usai beraksi di wilayah Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (27/10) dini hari.

“Dua tersangka curas (berinisial LF dan AP) dan satu tersangka penadah (AS),” jelas Kapolsek Gambut, Iptu Jenny Rahman, dalam jumpa pers, Senin (29/10) pagi.

Seorang perempuan paruh baya berinisial R (60) jadi korbannya. R merugi sekitar Rp93 juta.

Modus mereka adalah menawarkan tumpangan mobil ke R yang disebut menggunakan perhiasan mencolok. “Mereka pura-pura kenal dengan korban,” jelas kapolsek.

Tanpa curiga, korban yang hendak pergi ke kondangan menerima tawaran pelaku. Di dalam mobil, korban diancam dengan senjata tajam. Perhiasaan senilai puluhan juta pun berhasil digasak mereka.

Dari hasil pendalaman polisi, kawanan ini adalah perampok lintas provinsi yang berasal dari luar Kalsel. “Yang diincar kawanan ini umumnya adalah ibu-ibu. Mereka mengincar barang berharga seperti Handphone (HP), uang dan perhiasan,” jelas Jenny.

Dari kasus tersebut, Jenny mengimbau kepada para ibu-ibu agar tidak mengenakan perhiasan yang berlebihan saat beraktivitas di luar rumah.

Untuk kedua tersangka polisi mengenakan pasal Pasal 365 ayat 2 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. “Untuk penadahanya dikenakan pasal 480 atau penadahan,” jelas Jenny.

Baca Juga: Pernah Buat Paman Birin Berteriak, Pecatur Muda Asal HST Ini Kembali Tampil Maksimal

Baca Juga: Perampokan Sadis, Modus Baru Kejahatan Jalanan di Gambut

Reporter: Ahc15
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mahelat Lebo, Tekad Dua Desa di Batola Menekan Penyebaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Jadi Pembina Upacara Bendera, Ini Amanat Pelda Mujiono Kepada Murid SDI An Nuriyah
apahabar.com

Kalsel

Polsek Karang Bintang Rutin Laksanakan Patroli Dialogis
apahabar.com

Kalsel

DPS di HST Turun 427, TPS Tambah Satu di Rutan Barabai
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Peduli Api PT JGB Amankan DAS dan IPPKH dari Karhutla
apahabar.com

Borneo

Kemenkumham Kalsel Tunggul Hasil Pemerikasaan Dokter
apahabar.com

Kalsel

Harapan DPRD Kalsel untuk Bandara Internasional Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Sat Polairud Polres Batola Sosialisasikan Perbup Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com