3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Persiapan OPS Zebra Intan, Sat Lantas Polres Banjar Terus Menggelar Razia

- Apahabar.com Selasa, 15 Oktober 2019 - 11:09 WIB

Persiapan OPS Zebra Intan, Sat Lantas Polres Banjar Terus Menggelar Razia

Suasana saat Sat Lantas Polres Banjar melakukan razia Ranmor di depan Polsek Martapura Kota. Foto-apahabar.com/Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Tercatat dari awal Oktober 2019, Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Banjar sudah melakukan 3 kali operasi Kendaraan Bermotor (Ranmor). Razia Pemeriksaan Kendaraan Bermotor (Rikranmor) yang dilakukan oleh Sat Lantas dimaksudkan sebagai persiapan Operasi (OPS) Zebra Intan Banjar 2019.

“Jadi dengan kita mengadakan razia setiap satu minggu sekali di sini, supaya masyarakat ada kesiapan,” ujar KanitLaka Polres Banjar, IpdaMarjuki pada Selasa (15/10).

Marjuki mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat  melalui instansi-instansi terkait untuk persiapan menghadapi OPS Zebra Intan.

Dalam giat Rikranmor tersebut Sat Lantas Polres Banjar menurunkan 23 anggota yang terbagi dari 5 Perwira dan 18 Bintara.

apahabar.com

Dalam setiap giat, Marjuki menyebutkan pelanggar yang terjaring tidak menentu, minimal bisa mencapai 50 pengendara dalam 30 menit yang terjaring.

“Namun untuk razia kali ini, sudah mengalami penurunan, hanya sekitar 37 saja, yang terbagi dari SIM sebanyak 14, STNK 10, dan yang tidak memiliki kelengkapan lainnya sebanyak 13,” bebernya.

Sejauh ini, Marjuki mengungkapkan para pengendara yang terjaring razia adalah yang tidak lengkap surat-surat kendaraan bermotor miliknya serta sebagian besar didominasi dengan pengendara yang tidak memiliki SIM.

“Untuk yang tidak memakai helm saat ini sudah mulai menurun, 95 persen menurun dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Namun permasalahannya kemudian, sambungnya, adalah kebanyakan dari masyarakat tidak mengklik helm mereka, sehingga juga dapat membahayakan jika terjatuh.

IpdaMarjuki juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas dan jangan memaksakan diri untuk berkendara jika sedang dalam keadaan yang tidak sehat.

Baca Juga: Polres Banjar Akan Gelar Razia di Wilayah Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

Baca Juga: H7 Ops Patuh Polres Banjar, 187 Pemotor Terjaring Razia di Gambut

Reporter: AHC 15
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tuntaskan Tugas, Anggota Paskibara Balangan Teteskan Air Mata
apahabar.com

Kalsel

Warga Eks Transmigrasi di Kotabaru Kompak Bentuk Kampung Tangguh Banua
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Pelajar Balap Liar di Banjarbaru Langsung Dibina
apahabar.com

Kalsel

Ekspor-Impor Kalsel 2019 Turun Dibanding 2018
apahabar.com

Kalsel

Parpol dan Caleg Langgar Aturan Pemasangan APK Diranking
apahabar.com

Kalsel

Dituding Pelit, Perusahaan Sawit di Kotabaru Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Petugas parkir Rawat Inap Mobil di Banjarbaru Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Pagi Buta, Kebakaran Hebat Landa Rumah di Banjarmasin Barat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com