3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Polisi Berupaya Ungkap Motif ‘Predator Sex’ Gauli Anak Tiri di Tapin

- Apahabar.com Senin, 21 Oktober 2019 - 20:43 WIB

Polisi Berupaya Ungkap Motif ‘Predator Sex’ Gauli Anak Tiri di Tapin

Sat Reskrim Polres Tapin mengamankan SW yang tega memperkosa anak tirinya hingga melahirkan. Foto- Sat Reskrim Polres Tapin for apahabar.com.

apahabar.com, RANTAU – Polres Tapin terus berupaya mendalami kasus pemerkosaan seorang ayah terhadap anak tirinya. Diduga istri dari ‘predator sex’ tersebut mengetahui aksi bejat terhadap anaknya itu.

Meski begitu, polisi belum bisa memastikan apa motif dari pemerkosaan SW (52) terhadap anak tirinya S (13). Mereka mengaku kesulitan untuk menggali data dari istri SW atau ibu dari S.

“Pihak orang tua terkesan masih menutup nutupi,” ujar Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Thomas kepada awak media, Senin (21/10).

“Terkait asumsi asumsi di kalangan masyarakat adanya ancaman pelaku kepada korban atau pun ibu korban, masih kita selidiki,” lanjut AKP Thomas.

Seperti diketahui juga S tinggal serumah dengan ibu kandung juga ayah tirinya.

Terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigan warga dengan adanya seorang bayi di kediaman pelaku.

Warga yang penasaran, lantas menanyakan asal muasal bayi tersebut kepada korban S. Mereka kaget, atas pengakuan S yang menyebutkan jika bayu itu hasil hubungan terlarang dengan ayah tirinya.

Dari keterangan korban ke pihak kepolisian, peristiwa yang mengiris hati tersebut berulangkali di lakukan sang ayah tiri. Alhasil S hamil dan sekarang sudah melahirkan.

“Awal terjadi pencabulan tersebut, saat korban S yang baru berumur 13 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan terakhir pada 20 Agustus 2019,” ujar AKP Thomas pada akhir pekan tadi.

Kapolres Tapin, AKPB Eko Hadi Prayitno membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku sangat prihatin atas kejadian menimpa korban di wilayah hukumnya tersebut. “Pelaku sudah kita amankan pada hari Kamis (17/10) di rumahnya pukul 15.00 Wita,” ujar Kapolres.

Baca Juga: ‘Predator Sex’ Gauli Anak Tiri Sampai Beranak di Tapin Utara

Baca Juga: Sedang Asyik di Kamar Hotel, Pasangan Bukan Muhrim Ini Diciduk Polisi Banjarbaru

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah.
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Penipuan Lowongan Kerja di Tabalong Terbongkar, Perempuan Muda dan Oknum Karyawan PT AJM Jadi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Lebaran, Napi Korupsi di Kalsel Pun Dapat Remisi
apahabar.com

Hukum

Setubuhi Pacar Sendiri, Jekisen Divonis 8 Tahun
apahabar.com

Hukum

Evakuasi Korban Mutilasi, Dua Polisi Ditembak di Sulteng, Anak Buah Santoso?
apahabar.com

Hukum

Bawa Kabur Motor Pinjaman, Rambo Tertangkap di Amuntai
apahabar.com

Hukum

Sah Dilarang di Indonesia, Mahkamah Agung Tolak Kasasi HTI
apahabar.com

Hukum

Terdakwa Pembakar MAN 1 HST Divonis 3 Tahun, PH Pikir-pikir Ambil Upaya Hukum
apahabar.com

Hukum

Warga Sukabumi Gagalkan Perampokan Rp 1,197 Miliar, Kapolres: Harus Dapat Penghargaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com