Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy

- Apahabar.com Selasa, 8 Oktober 2019 - 12:15 WIB

Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy

Ninoy Karundeng usai diperiksa di Polda Metro Jaya. Foto-ANTARA/Fianda Rassat

apahabar.com, JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Sekretaris Jendral (Sekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap aktivis media sosial, Ninoy Karundeng.

Relawan Jokowi itu mendapat perlakuan kekerasan saat demonstrasi berujung kerusuhan beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka dilakukan setelah Bernard diperiksa sejak Senin (07/10).

“Sudah tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, dikutip dari CNN Indonesia.com, Selasa (08/10).

Namun, Argo belum mengungkapkan apakah Bernard bakal langsung ditahan atau tidak setelah ditetapkan sebagai tersangka. “Saya cek dulu surat (penahanannya) sudah ada atau belum,” ujarnya.

Senin (07/10) kemarin, Bernard diketahui menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus ini.

Ninoy mengaku dianiaya sejumlah orang di kawasan Pejompongan saat demo 30 September. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada Polda Metro Jaya setelah diizinkan pulang oleh pelaku penganiayaan.

Menurut kesaksian seorang relawan Jokowi, Jack Boyd Lapian, penganiayaan terhadap Ninoy dilakukan di Masjid Al-Falah. Ninoy diinterogasi, dipukuli, dan diancam akan dibunuh di dalam masjid tersebut oleh sejumlah oknum.

Kata Jack, ancaman pembunuhan itu datang dari seorang yang disebut dengan panggilan ‘Habib’ yang mendatangi masjid tersebut.

Pihak kepolisian sendiri sudah menangkap 8 dari sejumlah tersangka yang diduga menjadi pelaku penculikan dan penganiayaan tersebut. Salah satunya disebut bagian dari organisasi masyarakat.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai keterkaitan organisasi masyarakat maupun pelaku-pelaku dalam kasus tersebut.

Selain itu polisi juga sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus penculikan dan penganiayaan relawan pendukung Presiden Joko Widodo itu. Mereka yang telah ditetapkan tersangka yakni ABK, RF, IA, AA, ARS, YY, Baros, S, TR, SU, dan R. 10 orang di antaranya sudah ditahan.

Baca Juga: Anggota Polsek Halong Ringkus Pelaku Penganiayaan Terhadap Efendi

Baca Juga: Penganiayaan AU di Pontianak, Berikut Pengakuan Memilukan 7 Terduga Pelaku

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

JMSI Riau Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Anak Wartawan

Nasional

Sempat Mencekam, Gubernur Kaltim Angkat Bicara Soal Rusuh Penajam
apahabar.com

Nasional

Subsidi ‘Si Melon’ Dicabut, Bagaimana Nasib Pedagang Kecil?
apahabar.com

Nasional

Tingkat Kepuasaan Jemaah Haji Khusus Disarankan Disurvei BPS
apahabar.com

Nasional

Menpora Imam Nahrawi Katakan Akan Patuh Terhadap Masalah Hukum
apahabar.com

Nasional

Polisi Sempat Bingung Pilih Sel Lucinta Luna
apahabar.com

Nasional

Revolusi 4.0, Indonesia Perlu Pemerintahan Berbasis Elektronik Kecepatan, Ini Reaksi Prabowo
apahabar.com

Nasional

2 WNI Positif Terjangkit, Presiden Tegaskan Keseriusan Pemerintah Tangani Wabah Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com