Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Polres Tala Amankan Ribuan Kayu Ilegal di Desa Pasir Putih

- Apahabar.com Kamis, 10 Oktober 2019 - 23:03 WIB

Polres Tala Amankan Ribuan Kayu Ilegal di Desa Pasir Putih

Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan beserta jajarannya mengamankan ribuan batang kayu bulat jenis meranti campuran dan ulin di kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kintap, Kamis (10/10). Foto–Humas Polres Tala for apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Polres Tanah Laut (Tala) mengamankan ribuan batang kayu bulat jenis meranti campuran dan ulin.

Ribuan batang kayu ilegal itu ditemukan di lokasi penumpukan sekitar 500 meter dari jalan raya atau tepatnya di kawasan perkebunan kelapa sawit Desa Pasir Putih, Kecamatan Kintap, Kamis (10/10).

Penggerebekan lokasi penampungan kayu bulat ilegal itu dipimpin langsung Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan, Kabag Ops AKP Novy Adiwibowo, Kasat Reskrim, AKP Alvin Agung Wibawa dan Kapolsek setempat sekitar pukul 13.00.

Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan mengatakan kayu ilegal ini merupakan hasil pembalakan liar yang masuk kawasan hutan lindung di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tala.

“Untuk total kayu yang kita amankan belum tahu pasti jumlahnya menunggu tim ahli ukur dari Dinas Kehutanan Kalsel,” kata Sentot kepada apahabar.com, Kamis.
Selain mengamankan ribuan kayu bulat itu, ada dua pelaku yang diamankan pihaknya.

“Satu sopir berinisial H dan satu pemilik kayu atau bansaw berinisial A. Kayu ditemukan itu di kebun kelapa sawit milik PT Indoraya Everlatex,” ungkapnya.

Menurut Sentot, tumpukan kayu yang mencapai ribuan batang itu diduga mulai ditumpuk para pelaku sejak musim kemarau tiba. Karena kalau musim hujan, sulit melintasi jalan poros ke Desa Riam Adungan yang sebagian tergenang air.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tala, AKP Alvin Agung Wibawa menambahkan, terungkapnya pembalakan liar itu bermula saat jajaran kepolisian setempat, Senin (07/10) melakukan pengintaian saat sebuah truk pengangkut kayu lewat dan berupaya melarikan diri dari kejaran petugas. Truk tidak mampu menaiki tanjakan Gunung Kuning.

“Saat menjelang malam anggota melihat truk bermuatan kayu log bergerak dari arah Desa Riam Adungan. Ketika akan disergap, sopir truk berupaya kabur dengan memacu laju truk ditanjakan Gunung Kuning, hingga akhirnya terbalik,” kata Alvin.

Petugas gagal mengamankan sopir truk yang berhasil menerobos kebun sawit di tengah gelapnya malam. Petugas hanya berhasil mengamankan satu sopir dari tiga truk yang diamankan.

apahabar.com

Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan beserta jajarannya mengamankan ribuan batang kayu bulat jenis meranti campuran dan ulin di kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kintap, Kamis (10/10). Foto – Humas Polres Tala for apahabar.com

Baca Juga: Angkut 230 Liter Premium, Pengendara Motor di Tapin Ditangkap

Baca Juga: Ops Sikat Intan 2019, Polresta Banjarmasin Bongkar Puluhan Kejahatan Konvensional

Reporter: Ahc14
Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

OTT di Kantor Imigrasi NTB, KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Izin Tinggal
apahabar.com

Hukum

Kumat, Resedivis Narkoba Dibekuk Polisi di Pelabuhan Danau Panggang
apahabar.com

Hukum

Jenderal Polri Diduga Terbitkan Surat Jalan untuk Djoko Tjandra
apahabar.com

Hukum

Edarkan Sabu Ratusan Gram, Mistar Tak Berkutik Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

Kahar Muzakir Dipanggil KPK, Jadi Saksi Suap Taufik Kurniawan
apahabar.com

Hukum

Pencuri Handphone di Tabalong Diciduk Aparat Gabungan di Balangan
apahabar.com

Hukum

Ini Kronologi OTT Korupsi Dana Hibah Kemenpora
apahabar.com

Hukum

Polisi Kotabaru Nyamar Jadi Pembeli, 2 Budak Sabu Asal Batulicin Terjaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com