Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Polresta Banjarmasin Bakar 2,9 Kg Sabu dan 800 Ribu Butir Obat Ilegal

- Apahabar.com     Rabu, 30 Oktober 2019 - 13:00 WITA

Polresta Banjarmasin Bakar 2,9 Kg Sabu dan 800 Ribu Butir Obat Ilegal

Jajaran Satresnarkoba Polresta Banjarmasin memusnahkan ribuan gram sabu dan ratusan ribu butir obat ilegal ke dalam Medical Waste Incinerator milik RS Ansari Saleh, Rabu siang. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin kembali memusnahkan narkotika hasil sitaan di Rumah Sakit Ansari Saleh, Rabu (30/10) siang.

Jumlah barang bukti yang dimusnahkan menjadi yang terbanyak sepanjang tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, ada 2.915,96 gram sabu dan 37,5 butir pil ekstasi.

Selain itu, polisi juga turut memusnahkan 40 kardus berisi 800 ribu butir sediaan obat tanpa izin edar.

Satu per satu, narkotika dimasukan ke dalam Medical Waste Incinerator, sebuah alat yang dapat membakar habis barang haram tersebut.

apahabar.com

Kapolresta Banjarmasin bersama seorang pelaku terkait barang bukti yang dimusnahkan di RS Ansari Saleh, Rabu siang. Foto-apahabar.com/Riyad

“Kita kembali melakukan pemusnahan di sini karena narkoba akan terbakar habis tanpa sisa serta sebagai transparansi kepada masyarakat dalam pengungkapan kasus narkoba,” ujar Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto didampingi Kasatresnarkoba Kompol Wahyu Hidayat dan Kabag Ops, Kompol Rizali.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji keabsahan atau keasliannya.

“Kita sudah koordinasi dengan BPOM. Jadi memang tidak ada izin edar dan tidak ada merk. Kemungkinan memang akan diedarkan untuk mencari keuntungan sendiri,” kata Kapolresta.

Dalam kegiatan, polisi juga menghadirkan pelaku-pelaku tindak pidana tersebut.

Barang bukti, hasil sitaan dari 10 orang pelaku dalam 9 laporan polisi (LP) sepanjang September-Oktober 2019.

“Pelaku ini kebanyakan adalah pemain baru,” Kasatresnarkoba, Kompol Wahyu Hidayat menambahkan.

Polisi, kata dia, akan tetap memberantas habis peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Banjarmasin.

Baca Juga: Kisah Ipda Jody Dharma Mengungkap Narkoba, Berawal Nonton Film Detective Horatio

Baca Juga: Operasi Antik Intan 2019, Polres Batola Gulung 14 Tersangka Narkoba

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sambut Penilaian Desa Wisata, Warga Desa Tiwingan ‘Perangi’ Sampah
apahabar.com

Kalsel

HUT RI di Tengah Covid-19, Intip Pesan Wali Kota Banjarmasin
RS Siaga

Kalsel

RS Siaga Banjarmasin Tampung Puluhan Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Capai 105 Orang
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Natal di Kalsel Kondusif,  Isdimoyo: Pengamanan Hingga Malam
apahabar.com

Kalsel

Pol PP Mengamuk, Wali Kota Banjarmasin Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Kepadatan Penumpang, Bandara Syamsudin Noor Siagakan Posko Nataru
apahabar.com

Kalsel

Banyak yang Dirumahkan, Klaim Jaminan Hari Tua di Banjarmasin Melonjak Drastis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com