Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Polresta Banjarmasin Bakar 2,9 Kg Sabu dan 800 Ribu Butir Obat Ilegal

- Apahabar.com Rabu, 30 Oktober 2019 - 13:00 WIB

Polresta Banjarmasin Bakar 2,9 Kg Sabu dan 800 Ribu Butir Obat Ilegal

Jajaran Satresnarkoba Polresta Banjarmasin memusnahkan ribuan gram sabu dan ratusan ribu butir obat ilegal ke dalam Medical Waste Incinerator milik RS Ansari Saleh, Rabu siang. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin kembali memusnahkan narkotika hasil sitaan di Rumah Sakit Ansari Saleh, Rabu (30/10) siang.

Jumlah barang bukti yang dimusnahkan menjadi yang terbanyak sepanjang tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, ada 2.915,96 gram sabu dan 37,5 butir pil ekstasi.

Selain itu, polisi juga turut memusnahkan 40 kardus berisi 800 ribu butir sediaan obat tanpa izin edar.

Satu per satu, narkotika dimasukan ke dalam Medical Waste Incinerator, sebuah alat yang dapat membakar habis barang haram tersebut.

apahabar.com

Kapolresta Banjarmasin bersama seorang pelaku terkait barang bukti yang dimusnahkan di RS Ansari Saleh, Rabu siang. Foto-apahabar.com/Riyad

“Kita kembali melakukan pemusnahan di sini karena narkoba akan terbakar habis tanpa sisa serta sebagai transparansi kepada masyarakat dalam pengungkapan kasus narkoba,” ujar Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto didampingi Kasatresnarkoba Kompol Wahyu Hidayat dan Kabag Ops, Kompol Rizali.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji keabsahan atau keasliannya.

“Kita sudah koordinasi dengan BPOM. Jadi memang tidak ada izin edar dan tidak ada merk. Kemungkinan memang akan diedarkan untuk mencari keuntungan sendiri,” kata Kapolresta.

Dalam kegiatan, polisi juga menghadirkan pelaku-pelaku tindak pidana tersebut.

Barang bukti, hasil sitaan dari 10 orang pelaku dalam 9 laporan polisi (LP) sepanjang September-Oktober 2019.

“Pelaku ini kebanyakan adalah pemain baru,” Kasatresnarkoba, Kompol Wahyu Hidayat menambahkan.

Polisi, kata dia, akan tetap memberantas habis peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Banjarmasin.

Baca Juga: Kisah Ipda Jody Dharma Mengungkap Narkoba, Berawal Nonton Film Detective Horatio

Baca Juga: Operasi Antik Intan 2019, Polres Batola Gulung 14 Tersangka Narkoba

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wow! 5 ‘Bersaudara’ Ini Sukses Duduki Kursi Dewan
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalteng 2020, Ini Alasan PDIP Belum Beri Rekomendasi
apahabar.com

Kalsel

Duh, Sebagian Warga Desa Binawara Tanbu Masih BAB di Sungai
apahabar.com

Kalsel

Cerita Rafi Punguti Sampah di Tengah Riuhnya Demo DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bang Dhin Dorong Pemda Siapkan Psikolog Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sukamta Imbau Desa Menganggarkan Pembinaan Generasi Alquran
apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming Enam Sembilan Beri Beasiswa Rp 1 Miliar untuk Mahasiswa Tanah Bumbu di ULM
apahabar.com

Kalsel

Alasan Pembangunan Trotoar Jalan Hasan Basri Dianaktirikan BBPJN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com