Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

Reses di Banjarmasin Tengah, Dewan Disambut Keluhan Warga

- Apahabar.com Sabtu, 12 Oktober 2019 - 05:15 WIB

Reses di Banjarmasin Tengah, Dewan Disambut Keluhan Warga

Suasana agenda reses anggota DPRD Banjarmasin dapil Banjarmasin Tengah, Jumat (11/10)di kantor Kelurahan Kertak Baru Ulu. Foto- apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Banjarmasin sudah memulai reses perdana yang dilakukan serempak di 5 kecamatan, Jumat (11/10) sore. Salah satunya di Kantor Kelurahan Kertak Baru Ulu, Banjarmasin Tengah.

6 anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Tengah hasil pemilihan legislatif lalu,  Muhammad Faisal Hariyadi (PAN), Matnor Ali (Golkar), Suyato (PDIP), Wakhid Husaini (PKS), Gusti Yasni (Gerindra) serta Eddy Junaidi (Demokrat) hadir menemui konstituennya.

Dari reses tersebut, ada dua poin yang menjadi keluhan masyarakat. Pertama soal mahalnya harga gas elpiji 3 kilogram di eceran. Kedua, tentang infrastruktur dan fasilitas kesehatan di Puskesmas Cempaka.

Terkait masalah fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas Cempaka, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Matnor Ali yang membidangi itu, menerangkan pihaknya bakal menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan kota untuk mendapat keterangan terkait keluhan masyarakat.

Di samping itu, Matnor Ali juga membenarkan bahwa memang fasilitas di Puskesmas Cempaka mempunyai kekurangan. Bahkan dia mengungkapkan pernah mendatangi langsung Puskesmas Cempaka untuk mengetahui kondisi di sana.

“Kita ini cuma punya dua Puskesmas yang representatif. Pertama itu Puskesmas Pekauman dan yang kedua Puskesmas Cempaka. Dari keluhan masyarakat, bahwa mereka menginginkan agar pelayanan kesehatan di puskesmas ditingkatkan. Termasuk juga fasilitasnya,” ucapnya

Untuk itu Matnor Ali menyebut bahwa dia bersama anggota Komisi III akan membicarakannya dengan Dinas Kesehatan Banjarmasin.

“Kita ingin anggaran APBD yang 20 persen untuk pendidikan dan kesehatan itu bisa terwujud,” pungkasnya.

Baca Juga: Dewan Gerah, Tak Dilibatkan Dalam Proyek Taman Edukasi

Baca Juga: Kans Denny Indrayana di Pilgub Kalsel, Pengamat: Jalan Terjal

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

APJI Kalsel Bakal Boyong Tiga Chef untuk UMKM Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Asah Kemampuan Berperang, Prajurit AL Kotabaru Dilatih Menembak
apahabar.com

Kalsel

Duta Mall Wedding Festival Resmi Dibuka

Kalsel

Gerak Cepat Saat Pandemi, TNI AL Terjunkan Prajurit KRI Fatahillah di Kotabaru
Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial

Kalsel

Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Kotabaru Mulai Lebarkan Calon Anggota Panwascam   
apahabar.com

Kalsel

Sukses Perangi Sampah Plastik, IGES Jadikan Banjarmasin Percontohan
Angkasa Pura I Gratiskan Parkir Khusus Jamaah Shalat Jumat di Bandara

Kalsel

Angkasa Pura I Gratiskan Parkir Khusus Jamaah Shalat Jumat di Bandara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com