Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Server Down Warnai Hari Pertama Smart Presensi Batola

- Apahabar.com Selasa, 1 Oktober 2019 - 11:07 WIB

Server Down Warnai Hari Pertama Smart Presensi Batola

Akibat server down, hampir semua ASN di Barito Kuala gagal mengakses aplikasi Smart Presensi, Selasa (01/10). Foto - Bastian Alkaf/apahabar.com

apahabar.com, MARABAHAN – Kendala langsung mewarnai hari pertama penerapan Smart Presensi untuk Aparat Sipil Negara (ASN) di Barito Kuala, Senin (01/10).

Hampir semua ASN tidak berhasil berhasil mengakses aplikasi tersebut. Padahal mereka sudah siap memasukkan jam kedatangan yang dibuka mulai pukul 07.00 hingga 08.00 Wita.

Di laman depan aplikasi tertulis “Error. Koneksi internet belum dihidupkan. Akses server terganggu/sibuk/penuh. Silakan dicoba kembali”.

Aplikasi baru bisa diakses selepas pukul 08.00 Wita. Akibatnya ribuan ASN Batola dinyatakan aplikasi telah terlambat antara 30 hingga 50 menit.

Aplikasi Smart Presensi yang mengalami gangguan, setelah resmi digunakan sejak 1 Oktober 2019. Foto-Bastian Alkaf/apahabar.com

“Kami sudah mencoba beberapa kali mencoba masuk aplikasi. Awalnya dikira gangguan jaringan Internet, tetapi kemudian muncul pemberitahuan error,” papar Wawan Setiawan, salah seorang guru di Kecamatan Tamban.

Baca juga :  Lepas Kendali, Tongkang Tabrak Rumah Warga di Sungai Barito

Nyaris semua guru merasakan kendala tersebut. Absensi pun hanya dilakukan melalui finger print yang juga diterapkan Dinas Pendidikan Batola sejak 1 0ktober 2019. Absensi ini juga sudah terkoneksi ke Departemen Pendidikan.

“Sudah sejak pagi banyak pesan di grup WhatsApp kepala sekolah yang mempersoalkan kendala Smart Presensi,” sahut H Sumarji, Kepala Dinas Pendidikan Batola.

“Mungkin lebih baik guru-guru tidak diwajibkan dulu menggunakan Smart Presensi, terutama selama masa-masa awal penerapan. Setidaknya ketidaan sekitar 2.000 guru mengurangi beban server,” imbuhnya.

Baca juga :  Hari Ini, Kelas I dan II di RSUD Abdul Aziz Marabahan Dibuka Kembali

Gangguan tidak cuma dialami guru-guru yang tersebar di berbagai wilayah Batola. Bahkan hal serupa ditemui ratusan ASN yang sedang mengikuti Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Batola.

“Sebenarnya kami tidak masalah dengan sistem aplikasi apapun. Terlebih sebelumnya kami sudah pernah menggunakan beragam sistem absensi,” tukas Jali Rahman, ASN di Setdakab Batola.

“Hal yang terpenting adalah aplikasi tersebut berfungsi dengan baik, sehingga kinerja semua ASN tidak terganggu,” tandasnya.

Baca Juga: Mulai Besok, Jam Kerja ASN Batola Dimulai Pukul 08.00

Baca Juga: ASN Hamil Dizinkan Tak Bekerja Selama Kabut Asap

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tampung Keluhan Masyarakat, Kesbangpol: Kita Adakan Seminar Secara Luas
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto Hadiri Peresmian Renovasi Bangunan Koramil 1001/Amuntai
apahabar.com

Kalsel

WBP Lapas Kelas IIA Banjarmasin Kebagian Daging Kurban
apahabar.com

Kalsel

Viral Video WNA China Masuk Bandara Banjarmasin, Imigrasi: Pekerja Tambang Bawah Tanah
apahabar.com

Kalsel

Sambut KKN UIN di HST, Chairansyah; Gunakan Pendekatan Sesuai Adat di Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Mengenang Peristiwa 5 Desember Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Pencabulan di Ponpes Limpasu HST, Keterangan Pelaku Selalu Berubah-ubah
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Banjarmasin, 2019 Bangun Kampus di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com