Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini: Angkat Besi Berpeluang Tambah Medali Indonesia BREAKING! Guru Khalil Eks Bupati Banjar Tutup Usia

Stok 5,5 Kg Terbatas, Alasan ASN Batola Masih Pakai Gas Melon

- Apahabar.com     Selasa, 8 Oktober 2019 - 17:25 WITA

Stok 5,5 Kg Terbatas, Alasan ASN Batola Masih Pakai Gas Melon

Diskopperindag Barito Kuala menggelar rapat koordinasi distribusi elpiji 3 kilogram bersama agen dan pangkalan, Selasa (8/10). Foto-Bastian Alkaf/apahabar.com

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun sudah diimbau, tidak sedikit Aparat Sipil Negara (ASN) di Barito Kuala yang masih menggunakan elpiji 3 kilogram.

Sudah sejak Oktober 2017, Gubernur Kalimantan Selatan mengeluarkan surat edaran yang mengimbau ASN tidak menggunakan elpiji 3 kilogram atau biasa disebut gas melon.

Termasuk dalam imbauan tersebut adalah pelaku usaha selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta, atau memiliki hasil penjualan tahunan Rp300 juta.

Edaran Gubernur Kalsel juga menyasar seluruh masyarakat yang mempunyai penghasilan lebih dari Rp1,5 juta per bulan, serta tak memiliki surat keterangan tidak mampu.

Namun demikian, imbauan tersebut masih sebatas imbauan. Selain tidak menyertakan sanksi, distribusi dan ketersediaan elpiji non subsidi seperti tabung 5,5 kilogram kurang merata di berbagai kabupaten/kota.

“Sebenarnya distribusi tergantung pangkalan. Kalau pangkalan meminta tambahan tambahan elpiji 5,5 kilogram, agen langsung meneruskan kepada agen Pertamina Non Public Service Obligation (NPSO),” sahut Jawawizatil Hasanah, pemilik agen PT Berkat Putri Abadi.

“Biasanya agen Non PSO selalu siap menyediakan sesuai permintaan agen. Bahkan permintaan elpiji non subsidi tanpa batasan jumlah,” imbuh agen yang membawahi 43 pangkalan ini.

Sementara Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Batola dalam rapat koordinasi distribusi elpiji 3 kilogram dengan agen dan pangkalan, Selasa (8/10), juga menekankan imbauan Gubernur Kalsel dan Bupati Batola tersebut.

“Salah satu hasil rapat koordinasi adalah merekomendasikan surat edaran Bupati Batola agar pangkalan tak menjual elpiji bersubsidi kepada yang tidak berhak,” tegas Surono, Kabid Perdagangan Diskopperindag Batola.

“Semua agen pun bersedia mendistribusikan elpiji 5,5 kilogram, karena itu merupakan tanggungjawab mereka. Kedepan pemerintah juga menyediakan elpiji 3 kilogram berwarna pink non subsidi seharga Rp35 ribu,” imbuhnya.

Dengan demikian, ASN maupun masyarakat bukan sasaran subsidi yang terlanjur membeli tabung 3 kilogram, dapat melakukan penukaran di pangkalan.

Untuk memperoleh satu tabung 5,5 kilogram, mereka cukup menukarkan tabung 3 kilogram plus uang sebesar Rp180 ribu.

Kalau menukarkan dua tabung 3 kilogram, berarti mereka hanya menambah Rp75 ribu untuk memperoleh satu tabung 5,5 kilogram.

“Memang penyebab masyarakat lebih sering membeli 3 kg di antaranya disebabkan ketiadaan pilihan. Padahal andai tersedia, masyarakat yang berpenghasilan cukup bisa saja membeli 5,5 kg,” beber Surono.

“Sebenarnya bukan tidak tersedia, tetapi memang belum seluruh pangkalan di Batola menyediakan elpiji 5,5 kilogram,” tandasnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Kalsel Teken PKS dengan FH ULM

Baca Juga: Buruh Tewas di Duta Mall, Pemprov Desak Pemenuhan Hak Pekerja!

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

LKPJ 2018, Kalsel Kian Pede Tanpa Bantuan Pusat
apahabar.com

Kalsel

Suplai Elpiji ke Pangkalan di Tapin Seret
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Terima Tim Supervisi Operasi Aman Nusa II dari Mabes Polri

Kalsel

ULM Gelar Wisuda Tatap Muka Serentak di 2 Kota dan 8 Lokasi Berbeda
apahabar.com

Kalsel

Warisan Negara Dipa, Barikin Digadang Jadi Kiblat Seni dan Budaya
PLN

Kalsel

PLN Imbau Masyarakat Lakukan Pengamanan Kelistrikan
DPRD Kalsel

Kalsel

Gas Elpiji Mahal, Warga Blokir Gerbang DPRD Kalsel

Kalsel

Tak Dapat BBM Besubsidi, Ribuan Nelayan Kotabaru Tidak Melaut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com