Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Suhu Panas Masih Melanda Indonesia, BMKG: Perbanyak Minum Air Putih

- Apahabar.com Selasa, 22 Oktober 2019 - 09:31 WIB

Suhu Panas Masih Melanda Indonesia, BMKG: Perbanyak Minum Air Putih

Ilustrasi suhu panas. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah Indonesia masih akan mengalami suhu panas dan terik.

BMKG memprediksi kondisi itu akan terus melanda hingga satu minggu ke depan.

Bahkan Stasiun Meteorologi Hasanuddin di Makassar tercatat suhu paling tinggi hingga 38 derajat Celcius.

“Berdasarkan persebaran suhu panas yang dominan berada di selatan Khatulistiwa, hal ini erat kaitannya dengan gerak semu Matahari,” kata Deputi Bidang Meteorologi R Mulyono R Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/10).

Seperti diketahui pada bulan September, matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan akan terus bergerak ke belahan Bumi selatan hingga Desember 2019.

Sehingga pada Oktober, posisi semu matahari akan berada di sekitar wilayah Indonesia bagian Selatan yaitu Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan sebagainya.

Kondisi ini menyebabkan radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bumi di wilayah tersebut relatif menjadi lebih banyak, sehingga akan meningkatkan suhu udara pada siang hari.

Selain itu pantauan dalam dua hari terakhir, atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relatif kering sehingga sangat menghambat pertumbuhan awan yang bisa berfungsi menghalangi panas terik matahari.

Minimnya tutupan awan ini akan mendukung pemanasan permukaan yang kemudian berdampak pada meningkatnya suhu udara.

Beberapa stasiun pengamatan BMKG mencatat suhu udara maksimum dapat mencapai 37 derajat Celcius sejak 19 Oktober lalu.

Bahkan pada tanggal 20 Oktober terdapat tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi yang mencatat suhu maksimum tertinggi yaitu, Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38.8 derajat Celcius, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38.3 derajat Celcius, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37.8 derajat Celcius.

Suhu tersebut merupakan catatan suhu tertinggi dalam satu tahun terakhir, dimana pada periode Oktober di tahun 2018 tercatat suhu maksimum mencapai 37 derajat Celcius.

Stasiun-stasiun meteorologi yang berada di pulau Jawa hingga Nusa Tenggara mencatatkan suhu udara maksimum terukur berkisar antara 35 derajat – 36.5 derajat Celcius pada periode 19-20 Oktober 2019.

Gerak semu matahari merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

Dalam waktu sekitar satu minggu kedepan masih ada potensi suhu terik di sekitar wilayah Indonesia mengingat posisi semu matahari masih akan berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang bisa menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya.

BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan.

Serta mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi karhutla.

Baca Juga: Suhu Panas Diduga Pemicu Ledakan Mortir Perang di Gudang Brimob

Baca Juga: Suhu Ekstrem di Jeddah, Terpanas Sejak 2010

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Nenek dan Kakek Ini Tolak Bantuan Beras, Alasannya Mulia
apahabar.com

Nasional

Usai Aksi Mendebarkan yang Buat Limbad Bersuara, Captain Vincent Dicabut Izin Terbang
apahabar.com

Nasional

Lewat Youtube, Presiden Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Menkeu Pimpin Serah Terima Jenazah JB Sumarlin
apahabar.com

Nasional

Kominfo Siap Bekerja Sama Cari Pelaku Peretasan Situs Tempo.co
apahabar.com

Nasional

TNI/Polri Belum Berhasil Evakuasi Korban Penembakan KKB
apahabar.com

Nasional

Jika Ingin Fokus, KPK Usul Jokowi Bentuk Kementerian Baru Khusus Cegah Korupsi  
apahabar.com

Nasional

Dari Belanda, Ahmad Nabriz Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19 untuk ‘Papadaan’ Banua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com