apahabar.com
Kapten Barito Putera, Yuswanto Aditya. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BALI – Meski gagal mempersembahkan gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2019, skuat Barito Putera junior menyimpan potensi untuk berlanjut ke jenjang tim senior.

Setidaknya dua pemainnya, Kahar Musakkar (16 gol) dan sang kapten Yuswanto Aditya yang menonjol. Keduanya terbukti mendapat dua gelar bergengsi di ajang itu.

Jika Kahar Musakkar dianugrahi gelat top skor, maka Yuswanto Aditya jadi pemain terbaik. Selain meraih tropi keduanya juga mendapatkan hadiah uang masing-masing Rp50 juta rupiah.

Laskar Antasari muda sendiri terjun ke EPA Liga U-20 dengan 20 pemain lebih. Namun hanya 18 pemain yang kerap mengisi daftar pemain selama babak 8 besar hingga final.

Sebagai akademi klub, usia mereka semuanya dibawah 20 tahun, potensi mereka pun masih dapat dikembangkan.

Tim pelatih yang dikepalai Andi Abunawas pun dikabarkanya telah menyimpan rencana kedepan. Salah satunya memberikan rekomendasi untuk ikut bergabung dengan tim senior.

“Sudah ada beberapa nama yang direkom oleh tim pelatih U20. Nanti kita koordinasikan lagi dengan tim pelatih senior. Karena akan menyesuaikan kebutuhan tim senior juga,” ujar manajer Barito U-20, Khalikin Nor kepada apahabar.com, Minggu (13/10).

Meski begitu, Khalikin tak merinci siapa saja pemain yang direkomendasikan. Yang jelas, pemain itu tegas Khalikin tetap dipantau perkembangannya.

“Insya Allah kita akan tetap pertahankan dan beberapa akan dipromosikan ke senior,” tegas Khalikin.

Pada final melawan Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (12/10) malam, Barito junior tampil spartan.

Mereka mampu mengejar dua kali ketinggalan, hingga mampu berbalik unggul.

Namun pasca diusirnya Sandi Ferizal, Persebaya mampu menahan imbang 3-3, sehingga pemenang harus dilakukan lewat adu penalti. Sayang tiga algojo Barito gagal memaksimalkan peluang. Sehingga skor akhir menjadi 6-3 untuk Persebaya.

“Pertama kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan dukungan masyarakat Banua kepada tim Barito U-20. Kami juga memohon maaf tidak bisa mempersembahkan juara 1 untuk masyarakat Kalsel, kami hanya bisa menjadi runner up,” pungkas Khalikin.

Skuat Barito sendiri dijadwal pulang Senin (14/10) besok. Belum diketahui apakah ada penyambutan dari manajemen atas perjuangan tim Laskar Antasari muda.

Skuat Barito Putera:

Barito Putera (5-4-1) : Januarius Toa Meka; Dian Ramadhan, Herudin, Kahar Musakkar, Yuswanto Aditya (c), Zamzam Nasrulloh; Moch Sandy Ferizal, M Hanafi, Ryan Setyo Nugroho, Sendy Abelia Tacchinardi; Gusti Setiawan.

Cadangan: M All Qhabit Sukaryono (gk), Rizky Iswantur Rahman (bk), Bayu Yudha Pratama (tg), Jadug Arya Argani (tg), Raka Askara (tg), Dona Saputra (dp), M Delan I Selang (dp).

Pelatih: Andi Abunawas
Manajer: Khalikin Nor

Baca Juga: Persebaya Juara, Pemain Barito Rebut Gelar Top Skor dan Pemain Terbaik EPA Liga 1…

Baca Juga: Menuju Juara, Simak Link Live Streaming Final EPA U-20: Persebaya vs Barito Putera

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin