Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Tahun Depan, SMPN 4 Banjarmasin Siap Menjadi Sekolah Siaga Kependudukan

- Apahabar.com Rabu, 30 Oktober 2019 - 08:40 WIB

Tahun Depan, SMPN 4 Banjarmasin Siap Menjadi Sekolah Siaga Kependudukan

BKKBN Kalsel mencanangkan SMP Negeri 4 Banjarmasin menjadi Sekolah Siaga Kependudukan pada 2020. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan mencanangkan SMP Negeri 4 Banjarmasin menjadi Sekolah Siaga Kependudukan pada 2020.

“Pada era ini harus menyiapkan generasi yang berkualitas. BKKBN memiliki amanah untuk memberikan literasi tentang kependudukan, salah satu upayanya melalui sekolah siaga kependudukan,” ucap Plt Perwakilan BKKBN Kalsel, H Ramlan dalam kegiatan Rakor Kependudukan Kota Banjarmasin, Selasa (29/10).

Persiapan menghadapi bonus demografi masih menjadi fokus utama. Selain itu, BKKBN juga berupaya terus memastikan pendidikan yang inklusif dan adil.

“Bagaimana pemerintah dan pemuda meningkatkan kualitas pendidkan. Hendaknya mereka bisa merencanakan masa depan dengan baik, mulai dari jenjang pendidikan, karir, pekerjaan dan usia menikah yang tepat,” lanjut dia

Sasaran pendidikan kependudukan adalah melalui jalur pendidikan formal dan nonformal. Khususnya di SMPN 4 Banjarmasin akan ada pojok-pojok kependudukan yang dapat menambah wawasan setiap pelajar.

Menyambut baik program ini, Kepala SMPN 4 Banjarmasin, Syahrida, mengaku bangga murid-muridnya dapat kesempatan untuk mendapatkan informasi dan wawasan lebih mengenai kependudukan.

“Untuk kependudukan sebenarnya sudah ada di mata pelajaran IPS, tetapi nanti akan diintegrasikan lagi ke mata pelajaran lainnya,” kata dia

Pojok kependudukan nantinya akan ada di setiap pojok di 26 buah kelas. Pojok-pojok itu mereka beri nama PCIC (Population Corner In Class).

“Secara tidak langsung mereka bisa membaca dan menambah wawasan selain dari pelajaran yang diberikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Hadapi Bonus Demografi, BKKBN Kalsel Bekali Remaja

Baca Juga: BKKBN Kalsel Libatkan Guru Perangi Stunting

Baca Juga: Soroti Stunting dan Pernikahan Usia Anak, BKKBN Kalsel Sosialisasi Hasil SDKI

Baca Juga: Cegah Stunting, BKKBN Tingkatkan Kapasitas Pengelola Pro PN di Tanbu

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BKKBN Kalsel

Panitia Harganas Siapkan Pemecahan Rekor Muri Tari Baigal Japin
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Kak Bimo Meriahkan Harganas Kalsel, Catat Tanggal dan Tempatnya
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Sukseskan Program Banggakencana, BKKBN Gelar Rakor
apahabar.com

BKKBN Kalsel

SMPN 35 Banjarmasin Jadi Percontohan Sekolah Siaga Kependudukan BKKBN
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Evaluasi Pendataan Keluarga, BKKBN Kalsel Gelar Workshop Siga
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Jelang Akhir Tahun, BKKBN Kalsel Gelar Rakor dengan Advokasi Kampung KB

BKKBN Kalsel

2020, Semua Pihak Diajak Bersinergi Bangun Kampung KB di Kalsel
apahabar.com

BKKBN Kalsel

Lakukan Rebranding, Logo Baru BKKBN Punya Banyak Makna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com