apahabar.com
MENUJU SEL TAHANAN: S, ayah kandung korban pencabulan di Banjarbaru dan rekannya berinisial M usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim, Polres Banjarbaru, Selasa kemarin. apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Alasan S, seorang ayah kandung di Banjarbaru tega menyetubuhi anak kandungnya bikin geleng-geleng kepala.

Kepada polisi, S mengaku nekat menyetubuhi darah dagingnya sendiri karena perasaan suka.

Pengakuan S terungkap setelah kasus ini sampai di meja penyidik. “Ya, memang dari penyidik menyimpulkan karena nafsu,” kata Kasubag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati dihubungi apahabar.com, Rabu siang.

Usai bercerai dengan istrinya, kata Siti, S sempat terpisah dengan sang anak. Saat bertemu kembali, S sudah menginjak usia 16 tahun dengan paras yang menawan.

“Saat ditanya kenapa tega, pelaku menjawab karena suka,” jelas perwira berpangkat tiga balok itu.

Karenanya, polisi menyimpulkan motif pencabulan berkaitan dengan nafsu birahi pelaku. “Jadi bukan karena faktor kesepian,” tandas Siti.

Sepanjang pemeriksaan, polisi juga tak mendapati ada gangguan kejiwaan dari pelaku. Termasuk penggunaan obat-obatan terlarang.

“Pada intinya sang ayah melakukan itu karena gejolak hasrat yang tinggi dan nafsu,” ujarnya.

Sementara korbannya mendapat pendampingan psikis, polisi terus berupaya merampungkan berkas perkara pelaku.

Polisi juga tengah mengupayakan pelaku akan dijerat dengan ancaman hukuman yang setimpal. “Pelaku kami kenakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak,” ucapnya.

HUKUMAN DITAMBAH SEPERTIGA – Baca di halaman selanjutnya