Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Terkuak, Alasan Ayah di Banjarbaru Tega Jadikan Putrinya Budak Seks

- Apahabar.com Rabu, 9 Oktober 2019 - 19:15 WIB

Terkuak, Alasan Ayah di Banjarbaru Tega Jadikan Putrinya Budak Seks

MENUJU SEL TAHANAN: S, ayah kandung korban pencabulan di Banjarbaru dan rekannya berinisial M usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim, Polres Banjarbaru, Selasa kemarin. apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Alasan S, seorang ayah kandung di Banjarbaru tega menyetubuhi anak kandungnya bikin geleng-geleng kepala.

Kepada polisi, S mengaku nekat menyetubuhi darah dagingnya sendiri karena perasaan suka.

Pengakuan S terungkap setelah kasus ini sampai di meja penyidik. “Ya, memang dari penyidik menyimpulkan karena nafsu,” kata Kasubag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati dihubungi apahabar.com, Rabu siang.

Usai bercerai dengan istrinya, kata Siti, S sempat terpisah dengan sang anak. Saat bertemu kembali, S sudah menginjak usia 16 tahun dengan paras yang menawan.

“Saat ditanya kenapa tega, pelaku menjawab karena suka,” jelas perwira berpangkat tiga balok itu.

Karenanya, polisi menyimpulkan motif pencabulan berkaitan dengan nafsu birahi pelaku. “Jadi bukan karena faktor kesepian,” tandas Siti.

Sepanjang pemeriksaan, polisi juga tak mendapati ada gangguan kejiwaan dari pelaku. Termasuk penggunaan obat-obatan terlarang.

“Pada intinya sang ayah melakukan itu karena gejolak hasrat yang tinggi dan nafsu,” ujarnya.

Sementara korbannya mendapat pendampingan psikis, polisi terus berupaya merampungkan berkas perkara pelaku.

Polisi juga tengah mengupayakan pelaku akan dijerat dengan ancaman hukuman yang setimpal. “Pelaku kami kenakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak,” ucapnya.

HUKUMAN DITAMBAH SEPERTIGA – Baca di halaman selanjutnya

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Kalsel 30 Mei: Nihil Kasus Positif, 15 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Jasad di Irigasi Riam Kanan, Polisi Ungkap Hasil Visum

Kalsel

Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas
Asrama di Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina, Warga Ungkap Biang Penolakan

Kalsel

Asrama di Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina, Warga Ungkap Biang Penolakan
apahabar.com

Kalsel

Isak Tangis dan Doa Iringi Pemakaman Korban Serangan Kobra
apahabar.com

Kalsel

Haul ke 15 Guru Sekumpul, DLH Banjarmasin Bantu Bersihkan Sampah dan Mobil Toilet Umum
apahabar.com

Kalsel

Hari Palang Merah Dunia 2020, PMI se-Kalsel Dituntut Eksis
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 11 Mei: Tambah 3, Total Wafat Jadi 23 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com